- Instagram/kevin_sanjaya
Resmi Jadi Direktur MNC Vision, Kekayaan Kevin Sanjaya Tembus Rp16 Miliar! Ini Deretan Bisnis Tajirnya
Jakarta, tvOnenews.com – Dari lapangan bulu tangkis dunia ke ruang direksi perusahaan media nasional—Kevin Sanjaya Sukamuljo menapaki babak baru kariernya. Sang legenda ganda putra Indonesia kini resmi diangkat sebagai Direktur PT MNC Vision Networks Tbk (IPTV), menjadikannya salah satu mantan atlet yang sukses bertransformasi menjadi tokoh korporat.
Namun, di balik pengangkatan itu, Kevin sudah membangun landasan kuat sebagai atlet elit, pebisnis kuliner, duta merek, hingga komisaris perusahaan. Kekayaannya kini ditaksir tembus Rp16 miliar.
Langkah Panjang Seorang Juara
Kevin lahir di Banyuwangi, 2 Agustus 1995. Sejak kecil, ia telah jatuh cinta pada bulu tangkis. Perjalanannya dimulai dari klub lokal hingga menembus PB Djarum, dan akhirnya masuk pelatnas.
Bersama Marcus Gideon, ia menjadi bagian dari pasangan ganda putra paling menakutkan di dunia—dikenal sebagai "The Minions" karena postur mungil dan permainan cepat mereka. Mereka menguasai panggung bulu tangkis global, menjuarai All England, Asian Games, dan belasan turnamen level Super Series.
Namun, cedera demi cedera membuat Kevin harus menepi. Setelah lebih dari satu dekade mengharumkan nama Indonesia, ia memilih pensiun sebagai atlet pada usia muda, dan fokus menata masa depan di luar lapangan.
Tembus Rp16 Miliar! Ini Rincian Kekayaannya
Tak hanya gelar, Kevin juga mengantongi penghasilan besar dari kariernya sebagai atlet:
-
Hadiah turnamen BWF: ±Rp3,5 miliar
-
Bonus Asian Games: ±Rp2 miliar
-
Endorsement & duta merek: ±Rp10 miliar
-
Investasi pribadi & bisnis: ±Rp500 juta – 1 miliar
Total estimasi kekayaan Kevin Sanjaya mencapai lebih dari Rp16 miliar. Angka yang fantastis untuk seorang atlet yang memulai dari kota kecil dan kerja keras sejak usia dini.
Dari Raket ke Restoran: Bisnis Kevin Sanjaya
Pensiun dari dunia olahraga bukan akhir dari kisah Kevin, melainkan awal dari kiprah barunya sebagai pebisnis tajir. Berikut beberapa lini usaha yang digarap Kevin:
1. Chanba Private Room Grill
Kevin mendirikan Chanba, restoran berkonsep Japanese private dining bersama dua partnernya, Dio Santoso dan Andre Tanuwijaya. Restoran ini kini sudah memiliki tiga cabang di PIK, Kelapa Gading, dan Puri Kembangan.
Dengan interior eksklusif dan sajian premium, Chanba menyasar segmen urban yang mencari pengalaman kuliner tak biasa. Kevin juga menjabat sebagai Komisaris Tasa Group, perusahaan yang menaungi bisnis ini.
“F&B itu kebutuhan dasar. Bisnis makanan tidak lekang oleh waktu,” kata Kevin saat pembukaan cabang ketiganya, Januari 2025 lalu.
2. Endorsement & Kolaborasi Brand
Kevin juga aktif sebagai brand ambassador untuk berbagai produk, mulai dari:
-
Kendaraan roda tiga listrik
-
Skincare dan grooming pria
-
Peralatan olahraga
Dengan lebih dari 2,3 juta followers di Instagram, Kevin punya daya tarik tersendiri di kalangan Gen Z dan milenial urban.
3. Investasi Lifestyle & Produk Lokal
Kevin mulai menyasar investasi jangka panjang di bidang:
-
Brand fashion lokal premium
-
Startup makanan sehat
-
Retail olahraga & fitnes
Meskipun tidak semuanya diumumkan ke publik, kolaborasi Kevin dengan grup besar seperti MNC dan keterlibatannya dalam acara bisnis keluarga Tanoesoedibjo menunjukkan bahwa ia serius membangun warisan profesional jangka panjang. (nsp)
Dari Pebulu Tangkis ke Direksi Media Nasional
Penunjukan Kevin sebagai Direktur MNC Vision Networks menjadi simbol penting dari transformasi generasi baru di industri media dan teknologi. Ia bukan sekadar figur publik—melainkan kombinasi dari reputasi internasional, pengalaman manajerial, dan jaringan bisnis luas.
Sebagai suami dari Valencia Tanoesoedibjo, Kevin juga kian aktif dalam kegiatan sosial, acara korporat, dan pengembangan media digital.
Legasi Kevin Sanjaya Terus Berlanjut
Meski tak lagi bertanding di lapangan, Kevin tetap menjadi sosok panutan bagi jutaan anak muda Indonesia. Ia menunjukkan bahwa juara sejati tak hanya menang di lapangan, tapi juga mampu beradaptasi, membangun, dan memberi dampak di luar olahraga. (nsp)