- Antara
Tokoh Muda Apresiasi Ketegasan Prabowo Cabut IUP Tambang Nakal di Raja Ampat: Pak Presiden Mendengar Rakyat
Sebelumnya, pemerintah mencabut IUP empat perusahaan tambang nikel setelah Presiden Prabowo memimpin rapat terbatas bersama sejumlah menteri, di antaranya Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, dan Mensesneg Prasetyo Hadi.
Empat perusahaan yang dicabut izinnya yakni PT Anugerah Surya Pratama, PT Kawei Sejahtera Mining, PT Mulia Raymond Perkasa, dan PT Nurham.
“Dan kemarin Presiden pimpin rapat terbatas, salah satunya membahas izin usaha pertambangan di Raja Ampat ini. Atas petunjuk Presiden, beliau memutuskan bahwa pemerintah akan mencabut izin tambang di empat perusahaan yang ada di Raja Ampat,” ungkap Menteri Bahlil di Kantor Presiden, Selasa (10/6/2025).
Menurut Bahlil, izin perusahaan-perusahaan tersebut diterbitkan sebelum Geopark Raja Ampat ditetapkan. Karena itu, keberadaan tambang di kawasan tersebut dinilai mengancam kelestarian lingkungan.
“Kawasan ini menurut kami harus dilindungi dengan melihat kelestarian biota laut. Izin-izin ini diberikan sebelum ada geopark. Sementara itu, Presiden ingin menjadikan Raja Ampat jadi wisata dunia,” pungkasnya. (agr/rpi)