- Istimewa
Sosok Sherley C Hadipurnomo, Komut Baru Dua Putra Utama Makmur (DPUM) yang Usung Ambisi Transformasi Bisnis Perikanan Lokal
Jakarta, tvOnenews.com - Emiten perikanan PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) belum lama ini resmi mengumumkan formasi dewan manajemen baru.
DPUM menyampaikan susunan manajemen yang baru kini dipimpin oleh sosok Sherley Chandra Hadipurnomo selaku Komisaris Utama.
Selain Sherley, DPUM juga menunjuk Machhendra S. Atmajaya sebagai Komisaris Independen, Bambang P. Putra selaku Direktur Utama, R. Mamik di kursi Direktur Operasional dan Marketing, serta Adi Winardi yang mengisi posisi Direktur Keuangan.
DPUM sendiri merupakan pemain lokal di sektor produsen perikanan, khususnya seafood siap saji yang pabriknya bermarkas di Pati, Jawa Tengah.
Sherley dalam keterangan resminya menyampaikan, formasi manajemen baru kali ini menandai tonggak transformasi bisnis berkelanjutan dan langkah strategis DPUM untuk memperluas jangkauan pasar ke Asia, Timur Tengah, dan Amerika.
Bersama jajaran manajemen baru, Sherley C Hadipurnomo menegaskan komitmennya untuk senantiasa menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap aspek operasional DPUM.
“Dengan latar belakang dan pengalaman saya di dunia bisnis, saya yakin dapat memberikan perspektif independen yang kuat dalam proses pengawasan dan pengambilan keputusan strategis. DPUM adalah perusahaan dengan potensi besar dan didukung oleh ribuan karyawan yang memiliki semangat untuk maju. Ini adalah sebuah kekuatan yang dapat membawa mereka menuju kehidupan yang lebih baik,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (5/6/2025).
Sosok Sherley C Hadipurnomo
Nama Sherley Chandra Hadipurnomo memang belum banyak diulas. Ia diketahui merupakan perempuan asal Surabaya yang lahir pada 4 Desember 1976 dari kalangan keluarga pengusaha.
Berdasarkan sedikit informasi yang pernah dibagikan DPUM, Sherley adalah lulusan Bachelor of Business Administration (BBA) pada tahun 1997 sebelum kemudian memulai perjalanan profesionalnya.
Pada tahun 1998, Sherley mengawali karier di PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART Tbk) dengan merek FILMA. Di sini, Sherley mulai memperkuat dasar pemahaman tentang industri dan operasional bisnis berskala besar.
Pada 1999, ia sempat mengelola usaha keluarga sebagai generasi kedua guna memperluas pengalamannya di berbagai lini bisnis dan memperdalam strategi kewirausahaan lintas sektor.
Hingga pada 2010, Sherley mendirikan PT Rama Indonesia yang perusahaan outsourcing ketenagakerjaan yang pada awalnya hanya memiliki satu cabang di Jakarta.
Kemudian pada 2018, pebisnis wanita asal Surabaya itu mendirikan PT Rama Putra Djaya yang memayungi dua lini produk unggulan, yakni Lezza Santan Cair dan makanan beku Lezza Hanarose Ngejos. Kedua brand ini mampu bertahan dan tumbuh di tengah kompetisi industri makanan dan minuman.
Kini, dirinya tengah mengemban amanah baru sebagai Komisaris Utama PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM). Dengan visi besar dan strategi transformasi yang menyeluruh, Sherley akan memimpin arah baru perusahaan untuk menjadi pemain utama di industri seafood global.
Salah satu pencapaian paling epik dalam kepemimpinannya di DPUM adalah saat ia berhasil menjaga seluruh karyawan perusahaannya tetap aman dan tidak mengalami pemutusan hubungan kerja selama masa pandemi Covid-19.
Selama mengisi posisi strategis di DPUM, Sherley diklaim turut berkontribusi dalam mencatatkan kenaikan omzet hingga tiga kali lipat.
Tak hanya itu, jaringan klien perusahaan juga berkembang pesat, dari hanya 2 pelanggan menjadi 38 pelanggan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Pencapaian itu digadang mencerminkan kemampuan Sherley dalam mendorong pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan melalui pendekatan strategis, inovatif, dan berorientasi pada hasil.
Bekal pengalaman inilah yang kini ia bawa untuk mendukung transformasi DPUM menjadi perusahaan nasional yang diperhitungkan di kancah internasional.
Dari sisi teknologi, Sherley melihat transformasi digital sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan.
Ini mencakup pengembangan platform e-commerce yang kuat, otomatisasi proses bisnis, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung sistem logistik dingin yang lebih efisien dan terintegrasi.
Di bidang inovasi, ia menekankan pentingnya pendekatan holistik yang tidak hanya dalam pengembangan produk, tetapi juga dalam pembaruan proses kerja, model bisnis, pengalaman pelanggan, rantai pasok, hingga inisiatif sosial.
Inovasi, menurutnya, bukan sekadar pembaruan teknis, tetapi sebuah budaya yang harus tertanam dalam seluruh aspek perusahaan.
Lebih dari itu, Sherley meyakini bahwa keberhasilan jangka panjang hanya dapat dicapai jika ditopang oleh nilai-nilai kemanusiaan yang kuat. Ia mendorong penerapan integritas, empati, tanggung jawab, keadilan, keberanian, kerja keras, dan rasa percaya diri dalam setiap lini organisasi. Semua ini dijalankan dengan semangat keberlanjutan agar pertumbuhan perusahaan tidak hanya berdampak positif pada kinerja bisnis, tetapi juga bagi lingkungan dan masyarakat luas.
Transformasi ini menandai era baru bagi DPUM dengan beralih dari bisnis berbasis lokal menjadi pemain strategis dalam industri seafood global. Fokus utama perusahaan ke depan adalah pada peningkatan kualitas produk, layanan pelanggan yang prima, efisiensi logistik, serta komitmen terhadap standar keamanan pangan bertaraf dunia.
Gaya Kepemimpinan Sherley C Hadipurnomo
Dalam 100 hari pertama menjabat sebagai Komisaris Utama PT Dua Putra Utama Makmur Tbk., Sherley C Hadipurnomo bersama manajemen baru menetapkan tiga prioritas utama yang menjadi fokus transformasi perusahaan.
Pertama, optimalisasi kinerja dan produktivitas di semua lini bisnis perusahaan. Sherley berkomitmen untuk memastikan setiap divisi beroperasi secara efisien dan sinergis, sehingga dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap pertumbuhan perusahaan.
Kedua, melakukan rebranding perusahaan di pasar untuk memperkuat posisi dan citra PT DPUM sebagai pemain nasional yang siap bersaing di kancah internasional. Upaya ini mencakup pembaruan identitas merek serta komunikasi yang lebih efektif kepada pelanggan dan mitra bisnis.
Ketiga, pengembangan dan peluncuran platform e-commerce sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan aksesibilitas produk. Dengan platform digital ini, perusahaan dapat merespons tren pasar modern serta mempercepat ekspansi distribusi, khususnya di segmen konsumen digital.
Dengan fokus pada ketiga prioritas tersebut, Sherley dan manajemen baru optimistis dapat mempercepat momentum transformasi DPUM dalam menghadapi tantangan dan peluang pasar global.
Menurutnya, keberanian untuk berinovasi, memanfaatkan teknologi, serta mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan menjadi fondasi yang akan mengantarkan perusahaan meraih kesuksesan berkelanjutan.
“Kami hadir dengan semangat baru untuk membawa kebanggaan Indonesia ke meja makan dunia,” tutup Sherley. (rpi)