news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Mendag Budi Santoso.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Kemendag Luncurkan GASPOL: ASN Wajib Pakai Produk Lokal Setiap Kamis, Targetkan UMKM Raup Rp850 Miliar Ekspor

Menteri Perdagangan, Budi Santoso, menyampaikan gerakan ini menandai langkah strategis mendorong penggunaan produk lokal, tak hanya di instansi pemerintah tapi juga masyarakat luas.
Kamis, 8 Mei 2025 - 11:16 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com — Kementerian Perdagangan resmi meluncurkan Gerakan Kamis Pakai Lokal (Gaspol) sebagai upaya masif membangkitkan kebanggaan dan kecintaan masyarakat terhadap produk dalam negeri.

Menteri Perdagangan (MendagBudi Santoso, menyampaikan gerakan ini menandai langkah strategis mendorong penggunaan produk lokal, tak hanya di instansi pemerintah tapi juga masyarakat luas.

“Kami gaungkan kembali, bagaimana kita bangga, beli, bela, dan pakai lokal,” ujar Budi saat peluncuran Gaspol di kantor Kemendag, Jakarta, Kamis (8/5/2025).

Peluncuran Gaspol dimeriahkan dengan senam pagi bersama dan peragaan busana oleh para ASN Kemendag yang tampil mengenakan produk lokal, mulai dari pakaian, sepatu, hingga aksesori. Seiring gerakan ini, seluruh pegawai Kemendag kini diwajibkan memakai produk lokal setiap hari Kamis.

Namun Budi menegaskan, kampanye ini diharapkan meluas tak hanya sehari dalam seminggu.

“Ya ini kita mulai dari semua pegawai Kementerian Perdagangan setiap Kamis, ya setiap Kamis wajib pakai produk lokal. Tetapi kita berharap Senin sampai Minggu juga pakai lokal ya, Senin sampai Minggu pakai lokal,” katanya.

Kemendag berencana memperluas Gaspol ke seluruh Indonesia, menggandeng pemerintah daerah untuk mendorong ASN menjadi pelopor penggunaan produk lokal.

Budi menekankan tujuan besar gerakan ini adalah mengisi pasar domestik dengan produk UMKM dan industri nasional.

“Tujuannya agar produk-produk lokal di Indonesia dengan pasar yang cukup besar ini bisa diisi oleh para industri kita, para UMKM kita. Itu adalah salah satu cara agar peningkatan daya saing meningkat, kemudian produk-produk dan industri kita dapat berjalan dengan baik,” ucapnya.

Budi memuji kualitas produk lokal, terutama di sektor fesyen dan kecantikan. Menurutnya, produk dalam negeri telah memiliki daya saing global.

“Saya lihat produk-produk lokal ini semuanya berkualitas dan mereka siap bersaing dengan asing,” katanya.

Dalam mendukung pemasaran, Kemendag terus memperluas akses produk lokal melalui kerja sama dengan ritel modern, department store, mall, dan platform digital. Bahkan di pasar internasional, Kemendag menggiatkan program UMKM Bisa Ekspor.

“Setiap bulan kita ada business matching dengan pelabuhan kita, dan sampai bulan April transaksi UMKM bisa ekspor itu sudah US$51,7 juta, jadi sekitar Rp850 miliar,” ungkap Budi.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

04:33
04:11
01:51
08:55
01:00
01:09

Viral