

- tvOnenews.com/Julio Tri Saputra
Kadin Bersiap: Dari Pertanian hingga Tenaga Kerja Migran, Siap Dongkrak Ekonomi Nasional!
Diperlukan strategi agar pekerja migran Indonesia lebih skillful dan mampu bersaing di sektor yang lebih profesional.
Menurut data yang dibahas dalam pertemuan tersebut, kebutuhan tenaga kerja di Indonesia mencapai sekitar 5% dari total populasi, atau sekitar satu juta orang per tahun.
Tantangannya kini adalah bagaimana memastikan tenaga kerja bisa berkembang, baik di sektor formal maupun informal, agar mampu menghadapi dinamika ekonomi global yang terus berubah.
"Kami juga tidak lupa bahwa salah satu yang bisa menghasilkan devisa cukup cepat adalah tenaga kerja migran. Cuma mesti naik kelas, bukan hanya untuk pekerja domestik, tetapi juga pekerja yang lebih skillful," kata Anindya Bakrie dalam pertemuan tersebut.
Dunia Usaha Bertahan di "Survival Mode"
Kadin juga menyoroti perubahan geopolitik dan geoekonomi yang berdampak langsung pada dunia usaha di dalam negeri. Banyak pelaku usaha yang saat ini berada dalam mode bertahan atau "survival mode," sambil mencari strategi terbaik untuk menghadapi situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Dalam diskusi, berbagai masukan terkait investasi dan hilirisasi turut dibahas, termasuk soal kepastian hukum dalam perizinan, pertanahan, hingga pengolahan sumber daya alam.