- Indofarma
Gawat! Ada Dugaan Manipulasi Keuangan di BUMN Indofarma yang Kini Kian Sekarat, Wakil Erick Thohir: Kondisinya Sangat Berat
Erick Thohir menyebut, Kementerian BUMN sudah berkoordinasi dengan BPK terkait masalah keuangan yang dialami Indofarma.
“Saya sudah bertemu dengan BPK untuk Indofarma. Ini supaya benar-benar kita uraikan, lalu kalau memang ada penyelewengan, kita bawa ke Kejaksaan (Agung) bersama BPK,” kata Erick di Jakarta, Minggu (5/5).
Erick menyampaikan, jika ditemukan penyelewengan atau manipulasi maka pihaknya akan membawa manajemen Indofarma ke jalur hukum.
Indofarma Tak Mampu Bayar Gaji Karyawan
Melalui keterangan resmi pada Rabu (17/4/2024) malam, sekelas raksasa farmasi Indofarma mengakui bahwa mereka belum bisa membayar gaji dan THR karyawan sejak Maret 2024.
Informasi tersebut disampaikan Corporate Secretary Indofarma Warjoko Sumedi pada keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI)
"Berita bahwa Perseroan belum membayarkan upah terhadap karyawan untuk periode Maret 2024 adalah benar," tulis Warjoko Sumedi dalam keterbukaan informasi BEI.
"Hal itu disebabkan adanya Putusan PKPU yang meskipun tidak berdampak secara langsung pada operasional Perseroan, akan tetapi Perseroan harus berkoordinasi dengan tim pengurus yang ditunjuk Pengadilan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan." tambahnya.
Pada keterangan resminya, Warjoko selaku Corporate Secretary menyampaikan bahwa laporan keuangan perusahaan saat ini sedang diaudit.
"Kondisi keuangan Perseroan akan disampaikan pada Laporan Keuangan yang saat ini masih dalam proses finalisasi audit oleh Kantor Akuntan Publik," tulisnya dalam keterangan di BEI.
DPR Sebut Ini Hanya Puncak dari Persoalan yang Lebih Besar
Merespons kasus Indofarma, Anggota Komisi VI DPR RI Amin Ak melihat bahwa kemungkinan kasus ini pucuk dari persoalan yang jauh jauh lebih serius.
Perusahaan obat-obatan milik BUMN tersebut memang diketahui tengah mengalami kondisi keuangan yang sangat kacau.
"Kasus ini muncul karena kondisi keuangan PT Indofarma yang tidak sehat alias bermasalah," kata Amin Ak dikutip dari keterangan resmi, Kamis (18/4/2024).
Buruknya kondisi keuangan Indofarma salah satunya karena kesalahan perhitungan dalam menghadapi pandemi Covid-19, khususnya terkait penyediaan obat-obatan.
Sebagai perusahaan farmasi pelat merah, Indofarma memang mendapatkan mandat untuk mengimpor bahan baku dan memproduksi obat-obatan Covid-19.