- Tim tvOne - Andri Prasetiyo
Suporter Sepak Bola Bentrok di Gejayan Yogyakarta, 3 Orang Terluka, Tak Ada Korban Jiwa
"Saya sendiri sudah mengecek ke beberapa rumah sakit dan dari humas rumah sakit yang saya cek itu menyatakan tidak ada korban atau tidak ada yang meninggal dunia karena peristiwa tadi siang," bebernya.
"Demikian mudah-mudahan ini bisa disampaikan kepada yang lain bahwa tidak ada yang meninggal dunia," sambungnya.
Yuli meminta semua pihak untuk menahan diri dan tidak mudah menyebarluaskan informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Kami mengimbau kepada suporter bola baik itu yang dari Solo maupun yang ada di Jogja untuk tidak melakukan tindakan-tindakan yang bisa merusak fasilitas umum, tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar dari aturan hukum. Jadi mari kita sama-sama menjaga situasi supaya pertandingan bola di manapun pertandingannya bisa dinikmati, bisa disaksikan dengan nyaman, jadi tidak perlu membuat keributan," harapnya.
Diberitakan sebelumnya, bentrokan antara suporter bola dengan warga pecah di sejumlah titik di Daerah Istimewa Yogyakarta. Seperti di Jalan Affandi, Gejayan, kemudian di kawasan Jombor, Sleman.
Suporter bola dari Solo tersebut awalnya hendak menuju Magelang, Jawa Tengah, untuk menyaksikan pertandingan Liga 1 antara Persis Solo melawan Dewa United. Ratusan suporter itu berkonvoi dengan melintasi Tugu Yogyakarta, lalu ke wilayah Sleman, dan berakhir di Magelang. (Apo/Buz).