news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kolonel Dimar Bahtera, Danbrigif 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda Aceh..
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Danbrigif 25/Siwah Sebut Upacara Militer PBB Iringi Pelepasan Jenazah Praka Farizal dari Beirut Lebanon Menuju Indonesia

Komandan Brigade Infantri (Danbrigif) Siwah menyampaikan perkembangan terkini mengenai kepulangan jenazah Praka Farizal Rhomadhon dari Lebanon ke Indonesia.
Kamis, 2 April 2026 - 20:35 WIB
Reporter:
Editor :

Kulon Progo, tvOnenews.com - Komandan Brigade Infantri (Danbrigif) Siwah menyampaikan perkembangan terkini mengenai kepulangan jenazah Praka Farizal Rhomadhon dari Lebanon ke Indonesia.

Pada hari ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melepas jenazah Praka Farizal dengan upacara militer.

Prosesi tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas sebagai pasukan penjaga perdamaian dunia.

"Update sampai dengan pagi ini dilaksanakan prosesi upacara pelepasan secara militer oleh PBB di Beirut, Lebanon," kata Kolonel Dimar Bahtera, Danbrigif 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda Aceh ditemui di rumah duka Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, Kamis (2/4/2026).

Seusai pelepasan, lanjut Dimar, jenazah Praka Farizal akan diberangkatkan dari Lebanon pada Jumat (3/4/2026) waktu setempat.

Setelah itu, penerbangan transit ke Istanbul, Turki baru diterbangkan ke Bandara Soekarno-Hatta, Indonesia.

"Nanti di Jakarta ada prosesi kenegaraan untuk menyambut pahlawan Kusuma Bangsa bersama jenazah lainnya," tutur Dimar.

Pasca prosesi tersebut, jenazah Praka Farizal diterbangkan langsung ke Yogyakarta.

"Perkiraan (jenazah tiba di Yogyakarta) Sabtu atau Minggu, karena dari sana kesini 12 jam perjalanan. Terus ada 5 jam kita itu lebih cepat dibandingkan waktu di Libanon," terangnya.

Di lokasi yang sama, pihak keluarga berharap Pemerintah Indonesia melalui pihak yang berwenang bisa melobi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bisa melakukan investigasi terkait gugurnya tiga anggota TNI di Lebanon. 

"Harapannya, pemerintah melalui menteri atau yang berwenang bisa melobby ke PBB selaku koordinator dari pasukan perdamaian dunia bisa menginvestigasi secara terbuka dan transparan terkait penyebab meninggalnya tiga anggota tentara kita," ucap Moh. Fitra Abdul Aziz, Kakak Ipar Praka Farizal. (scp/buz) 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:02
00:59
01:04
16:34
07:12
02:21

Viral