- Istimewa
Niat Selamatkan Istri, Suami di Sleman Malah Jadi Tersangka Gegara Penjambret Tewas
Sleman, tvOnenews.com - Nasib apes yang dialami oleh Hogi Miyana, ibarat peribahasa sudah jatuh tertimpa tangga.
Awalnya, pria berusia 44 tahun itu hanya ingin menolong sang istri yang menjadi korban penjambretan di jalan raya. Akan tetapi, warga Kalasan, Kabupaten Sleman itu malah ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat kepolisian setelah penjambret tewas.
Kejadian ini sempat viral seusai korban mempostingnya di Instagram @merapi_uncover.
Arsita Minaya (39) selaku istri dari Hogi menceritakan bila peristiwa tersebut terjadi pada 26 April 2025 lalu.
Pagi itu, mereka berbagi tugas. Arsita berbelanja ke Pasar Pathuk dengan mengendarai sepeda motor, sementara Hogi belanja ke Pasar Berbah menggunakan mobil.
"Karena suami saya siap-siap kerja, makanya saya minta tolong suami ambil yang di Berbah karena lebih dekat. Saya yang naik motor ke Pasar Pathuk," kata Arsita saat dihubungi, Jumat (23/1/2026).
Ketika berada di atas Jembatan Layang Janti, mereka secara tidak sengaja bertemu. Ketika menuruni jembatan layang, Arsita dipepet oleh dua orang penjambret yang mengendarai sepeda motor. Saat itu, motor penjambret berada di sebelah kiri Arsita. Sementara, mobil suaminya ada di sebelah kanan Arsita.
Untuk melancarkan aksinya, pelaku menggunakan pisau cutter untuk memutus tali tas milik Arsita. Secara spontan, ia pun berteriak.
"Begitu tahu saya dijambret, suami saya refleks langsung mepet jambretnya, niatnya biar berhenti," ucap Arsita.
Di dalam tasnya yang dijambret, kata Arsita, terdapat beberapa barang berupa handphone serta surat-surat penting seperti SIM, BPJS, ATM dan beberapa nota faktur penjualan usahanya. Sementara uang tunai hanya senilai Rp85 ribu saja.
"Cuman kalau HP, nggak bisa digunakan lagi karena pecah jadi dua. Uang tunainya cuma Rp85 ribu karena saya jarang bawa uang tunai banyak. Tapi yang penting itu nota faktur-faktur usaha jualan," katanya.
Beruntung dalam kejadian ini, motor yang dikendarai oleh Arsita hanya oleng saja, tidak sampai terjatuh.
Namun motor yang dikendarai oleh penjambret hilang kendali karena melaju dengan kecepatan tinggi ketika dipepet mobil suaminya. Alhasil, motor penjambret naik ke trotoar kemudian oleng. Akibatnya, dua penjambret tersebut terpental ke jalan. Keduanya dinyatakan meninggal dunia.