- Tim TvOne/ Syaren
Pascagempa Tapanuli Utara, Ribuan Pelanggan PDAM Masih Kesulitan Air Bersih
Melalui perjuangan panjang setelah sebelumnya beberapa kali tertunda, salah satu akibat dampak COVID-19, pemerintah pusat akhirnya menyetujui usulan Bupati Tapanuli Utara untuk menambah debit air dari sumber dana APBN.
Hingga pada 2021 Kementerian PUPR telah selesai membangun air baku dengan kapasitas 50 liter per detik dengan dana sekitar Rp60 miliar dan selanjutnya di 2022 Kementerian PUPR kembali mengucurkan dana sekitar Rp50 miliar untuk melanjutkan pembangunan instalasi pengolahan air yang diharapkan pekerjaannya selesai pada 2023.
"Setelah pembangunan ini selesai, kami yakini Tapanuli Utara khususnya Kota Tarutung dan sekitarnya tidak lagi kekurangan air," sebut Lamtagon.
Dia menambahkan, dengan kapasitas debit yang dibangun sekarang 50 liter per detik, maka sejumlah 40 liter per detik akan menutupi nilai defisit kebutuhan, dan sisa sebesar 10 liter per detik menjadi debit persediaan untuk calon pelanggan baru.
Bantuan pemerintah pusat ini merupakan bantuan yang terbesar yang pernah diperoleh Pemkab Tapanuli Utara untuk peningkatan pelayanan air minum.
"Namun, sementara ini, kita tetap melakukan upaya perbaikan atas kerusakan yang ditimbulkan gempa bumi," Lamtagon mengakhiri keterangannya. (ssg/wna)