news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

pembunuhan wanita berusia 18 tahun di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dan menangkap pelaku yang tidak lain adalah pacarnya sendiri..
Sumber :
  • Idris Tajannang

Wanita Tewas di Tengah Sawah, Ternyata Dibunuh Pacarnya Sendiri

Polisi berhasil menangkap pelaku yang tidak lain adalah teman kerja sekaligus pacar korban sendiri yang bernama Muhammad Jibril (18) warga Kabupaten Jeneponto.
Kamis, 23 Januari 2025 - 12:58 WIB
Reporter:
Editor :
Gowa, tvOnenews.com - Perempuan bernama Putri Indah Sari (18) warga Dusun La'bakkang, Desa Maradekaya, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, yang di temukan tewas di tengah sawah di Dusun Bontocinde, Desa Panakukang, Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa, pada selasa 21 januari 2025 kemarin akhirnya terungkap.
 
Polisi berhasil menangkap pelaku yang tidak lain adalah teman kerja sekaligus pacar korban sendiri yang bernama Muhammad Jibril (18) warga Kabupaten Jeneponto.
 
Pelaku berhasil ditangkap oleh Satreskrim Polres Gowa di kampung halamannya yang berada di Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto usai melakukan pembunuhan.
 
Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak mengungkap jika tindak pidana pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku sudah terencana.
 
"Pembunuhan ini sekitar pukul 02.00 wita, tkp-nya di dusun bintoCinde, Desa Panakkukang, kecamatan pallangga, kabupaten Gowa. Dan pelaku sudah merencanakannya karena mengaku sakit hati terhadap korban."Kata Reonald Simanjuntak saat merilis pelaku di halaman Polres Gowa, Rabu (22/01/25)
 
Motifnya kata Kapolres Gowa, adalah alasan sakit hati di mana satu hari sebelumnya keluarga korban bersama dengan bos atau atasan yang di tempati korban dan pelaku bekerja telah mendatangi rumah orang tua pelaku untuk meminta pertanggungjawaban karena korban mengaku hamil.
 
"Saat Korban dan bos-nya ke rumah orang tua pelaku di Jeneponto meminta pertanggungjawaban kepada ibu pelaku, di situlah ibunya pelaku sedikit terkejut menangis dan histeri," ungkap Reonald.
 
"Jadi setelah kita dalami kenapa pelaku melakukan aksi pembunuhan secara sadis dan brutal, rupanya pelaku sakit hati karena korban mendatangi rumahnya dan membuat ibunya menjadi histeris dan menangis nangis itu alasan dari pelaku kepada korban," sambungnya.
 
Dari hasil pertemuan Korban dan orang tua pelaku, ternyata ibu pelaku bersedia untuk mempertemukan korban untuk segera mempertanggungjawabkan perbuatannya.
 
Namun ironisnya, Kata Kapolres, pelaku justru menganggap jika apa yang dilakukan korban justru membuatnya sakit hati dan malu.
 
"Pasca datang kerumah pelaku, keesokan harinya pelaku kemudian mendatangi korban. Keduanya sempat ngobrol di sebuah kos-kosan, lalu pelaku kemudian mengajak korban menggunakan motor secara masing-masing," terangnya.

Berita Terkait

1
2 3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:03
13:51
02:38
01:18
01:21
01:18

Viral