- Idris Tajannang-tvOne
Puluhan Makam di Gowa Dibongkar untuk Pembangunan Perumahan, Rata dengan Tanah
"Ternyata sampai di lokasi saya cek bersama Tripika sejumlah makam sudah rata dengan tanah," ujarnya.
Meski begitu, kata dia, dirinya telah meminta untuk menghentikan pembongkaran atau pekerjaan di lokasi.
Camat berencana akan segera memanggil pihak developer untuk membahas pengrusakan makam warga.
"Saya sudah menegur pekerja di lokasi. Bukan masalah tanahnya saja, tetapi ini masalah kuburan yang dibongkar. Apalagi ada warga yang komplain," terangnya.
"Pihak developer juga menyampaikan katanya sudah meminta izin kepada pihak keluarga, tapi buktinya masih ada yang melapor ke saya dan komplain terkait hal pengrusakan makam itu,” sambungnya.
Camat Bontomarannu membeberkan jika ia bersama Tripitaka Kecamatan sudah mengambil langkah dengan menghentikan sementara pekerjaan pihak developer.
"Saya sudah melaporkan perihal ini ke bupati termasuk instansi terkait seperti DLH dan Perkimtan. Sementara dalam waktu dekat PU akan memanggil pihak developer," tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak dari developer yang terkait memberikan tanggapan mengenai pengrusakan puluhan makam atau pekuburan warga. (itg/nsi)