news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan integritas lembaga melalui penerimaan sertifikasi ISO dari TÜV NORD..
Sumber :
  • Istimewa

IZI Terima Sertifikasi ISO dari TÜV NORD, Perkuat Tata Kelola di Tengah Tantangan Global

Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan integritas lembaga melalui penerimaan sertifikasi ISO dari TÜV NORD.
Rabu, 4 Februari 2026 - 14:20 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan integritas lembaga melalui penerimaan sertifikasi ISO dari TÜV NORD. Sertifikat tersebut diserahkan dalam sebuah acara resmi yang digelar di Kantor Pusat IZI, Jakarta pada Selasa (3/2).

Direktur Utama IZI, Wildhan Dewayana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pencapaian sertifikasi ini merupakan hasil kerja keras seluruh elemen organisasi melalui proses yang panjang dan kolaboratif lintas direktorat. “Hari ini kita menyaksikan penyerahan sertifikat sebagai hasil dari kerja bersama seluruh pegawai IZI. Kinerja lembaga merupakan resultan dari kualitas layanan dan bagaimana kita mengelola proses secara konsisten dan terukur,” ujar Wildhan Dewayana.

Wildhan menegaskan bahwa sertifikasi ISO bukanlah tujuan akhir, melainkan tanggung jawab bersama untuk menjaga dan merealisasikan standar yang telah ditetapkan. Menurutnya, para stakeholder baik mustahik, muzakki, maupun para amil harus dapat merasakan proses perbaikan berkelanjutan dalam layanan yang diberikan.

Wildhan juga menyoroti posisi lembaga zakat yang kian strategis ditengah dinamika global dan kondisi ekonomi yang semakin volatil. Ia menyebutkan adanya dorongan agar lembaga zakat turut berperan dalam merespons persoalan sosial lintas negara, termasuk isu pekerja migran Indonesia di sejumlah negara tujuan, seperti Malaysia.

“Dalam konteks global, zakat semakin dipandang sebagai instrumen sosial ekonomi yang relevan untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan. Tantangan-tantangan tersebut menuntut lembaga zakat memiliki sistem tata kelola yang kuat, transparan dan kredibel,” jelasnya.

Menurut Wildhan, penguatan sistem tersebut salah satunya dilakukan melalui penerapan standar internasional, yakni Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016. “Standar ini kami terapkan untuk memastikan peningkatan kualitas layanan dan profesionalisme pengabdian sebagai amil zakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik ditengah peran zakat yang semakin strategis,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan TÜV NORD, Tety Yohanti, menyampaikan apresiasi atas komitmen IZI dalam menjalani proses sertifikasi. Tety mengungkapkan bahwa hasil audit menunjukkan tidak adanya temuan, baik minor maupun mayor.

“Kami mengapresiasi IZI atas pencapaian ini. Tidak ditemukan ketidaksesuaian dalam proses audit dan kami berharap IZI dapat terus melakukan improvement secara berkelanjutan sehingga semakin dipercaya oleh para muzakki dan pemangku kepentingan lainnya,” ujarnya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:18
01:01
01:52
05:54
07:49
05:37

Viral