news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Sebagian Korban Keracunan di Lamongan diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit.
Sumber :
  • tim tvone - mahrus

Update Keracunan Massal di Lamongan, Polisi Temukan Fakta Baru Dugaan Penyebab Warga Sakit

Sebagian korban keracunan akibat menyantap masakan salah seorang warga yang menggelar hajatan di Desa Truni, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, sudah pulih
Selasa, 1 Agustus 2023 - 08:55 WIB
Reporter:
Editor :

Lamongan, tvOnenews.com - Sebagian korban keracunan akibat menyantap masakan salah seorang warga yang menggelar hajatan di Desa Truni, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, sudah pulih setelah mendapat perawatan dokter di sejumlah rumah sakit di Kabupaten Lamongan. 

Menurut Kepala Desa Truni, Martono, sebagian warga yang dirawat di rumah sakit sudah mulai sembuh dan diperbolehkan pulang dengan status rawat jalan. Sebagian masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di wilayah babat Lamongan.

"Alhamdulillah sebagian sudah membaik dan diperbolehkan dokter pulang ke rumah,” ujar Martono, Kepala Desa Truni saat dikonfirmasi oleh tvOnenews.com, Senin (31/7).

Menurut Martono, hingga Senin siang masih ada 30 warga yang menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di wilayah Babat. Namun, Martono juga mendapat informasi dari pihak rumah sakit bahwa kondisi para warganya yang keracunan mulai membaik, dan Senin sore diperkirakan bisa pulang ke rumah masing-masing. 

“Alhamdulillah kondisi mulai membaik insyaAllah sore nanti diperbolehkan pulang,” kata Martono.

Sementara itu, pasca peristiwa keracunan massal yang terjadi di Desa Truni, Kecamatan Babat, Lamongan, petugas dari kepolisian polsek setempat yang dipimpin Kapolsek Babat Kompol Ali Kanta mendatangi rumah Wahyudi, warga Truni yang menggelar hajatan tersebut. 

Di lokasi petugas bersama tim medis dan TNI memeriksa tandon air yang diduga menjadi penyebab terjadinya keracunan.

Dari pemeriksaan tersebut, petugas menemukan tempat tandon air dalam kondisi tidak layak, kotor, berlumut, serta air dalam kondisi keruh dan terdapat hewan kecil.

"Kita ambil sampel air dari tandon untuk diuji laboratorium karena kondisi air yang dibuat masak sangat tidak layak,” ujar Kompol Ali Kanta.

Sebelumnya, diberitakan puluhan warga Desa Truni, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, keracunan massal dan dilarikan ke rumah sakit, Minggu (29/7). Warga mulai terkena gejala mual dan muntah-muntah serta buang air besar, usai menyantap masakan hajatan pemberian nama bayi di rumah Wahyudi, warga desa setempat. (mmr/hen) 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:27
39:43
03:16
04:30
30:22
04:50

Viral