- wawan sugiarto
Kisah Penjual Tahu Keliling Asal Lumajang Akhirnya Bisa Naik Haji setelah Puluhan Tahun Menabung
“Alhamdulillah, tahun 2011 silam saya dan istri bisa mendaftarkan diri untuk haji dan setelah 12 tahun menunggu, akhirnya bisa dinyatakan berangkat tahun ini. Seharusnya kami berangkat tahun 2021 kemarin, tapi ada covid jadi tertunda,” tuturnya.
Kini, sambil menunggu saat pemberangkatan, Kasan tetap memproduksi tahu dan menjualnya sendiri. Selain untuk menjaga kebugaran dengan tetap beraktivitas, dia juga merasa kasihan dengan para pelanggannya jika terlalu lama libur.
“Ya nanti seminggu sebelum berangkat, saya akan libur dulu sampai pulang dari tanah suci. Saya akan tetap jualan tahu keliling meskipun sudah naik haji. Ini sudah mata pencaharian saya selama 40 tahun terakhir. Jadi saya akan tetap jualan tahu sepulang naik haji,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Lumajang, Muhammad Muslim mengatakan, ada sebanyak 798 calon jemaah haji asal Lumajang yang siap diberangkatkan musim haji tahun 2023 ini.
“Total jemaah haji tahun ini ada 798 orang. Nanti ini kemungkinan bisa bertambah, kalau ada cadangan yang sudah lunas dan kuotanya masih memungkinkan,” ungkap Muslim. (wso/far)