- Tim tvOne - Agung Wibowo
Ribuan Petani Tebu di Blora Gelar Aksi Unjuk Rasa, Tuntut Bulog Segera Perbaiki Pabrik GMM
Blora, tvOnenews. com – Ribuan petani tebu yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Kabupaten Blora menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Alun-Alun Blora pada Kamis (2/4/2026).
Aksi ini dipicu oleh mandeknya operasional pabrik gula PT Gendhis Multi Manis (GMM) yang berlokasi di Kecamatan Todanan.
Ribuan Massa mulai memadati lokasi sekitar pukul 10.00 WIB dengan menggunakan 200 truk yang dilengkapi pengeras suara (sound system), serta sejumlah traktor besar.
Dalam aksinya truk-truk dihiasi batang tebu dan berbagai spanduk tuntutan yang ditujukan kepada Bulog dan Pemerintah Pusat.
Ketua APTRI Blora, Sunoto, dalam orasinya menyampaikan beberapa poin krusial yang menjadi tuntutan para petani yakni mendesak agar PG PT GMM segera dibenahi dan dioperasikan kembali agar petani tidak terus merugi.
Perombakan Manajemen Meminta penggantian seluruh manajemen PT GMM dengan tenaga profesional.
Masa juga Meminta Dirut Bulog Pusat untuk menyerahkan pengelolaan pabrik kepada pihak lain atau menjualnya jika Bulog tidak sanggup mengelola, demi menyelamatkan nasib petani Blora.
Masa menilai kondisi mandeknya pabrik bertolak belakang dengan program Presiden Prabowo yang menargetkan swasembada gula pada tahun 2027.
"Tujuan kita tidak lain adalah agar apa yang kita sampaikan hari ini Bapak Dirut mendengar dan merealisasikan. Bapak Presiden juga biar mendengar keluhan rakyatnya," ujar Sunoto di tengah massa aksi.
Meskipun sempat terjadi aksi saling dorong antara massa dengan aparat keamanan, situasi secara umum tetap terkendali.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, menyatakan bahwa insiden kecil tersebut dipicu oleh cuaca panas dan semangat para petani dalam menyampaikan aspirasi.
Massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib sekira pukul 12.00 WIB setelah menyampaikan aspirasi mereka di depan rumah dinas Bupati Blora.(agw/buz)