- tvOne
Video Sepasang Anak Kecil Bercumbu di Perumahan Viral
Kemudian Sri Ningsih mengungkapkan kronologis nya, jika ia kurang mengetahui kejadian tersebut, karena ia awalnya diperintah sama kades untuk mengecek video viral tersebut di perumahan paraduta.
"Video anak kecil yang sedang berciuman itu dishare di grup pemerintah desa, kemudian saya disuruh pak kades untuk mengecek ke lokasi," lanjutnya.
Pada saat di rumah pak RT, ternyata pak RT di wilayah perumahan tersebut tidak mengetahui peristiwa tersebut.
"Dari pak RT saya diarahkan ke warga yang bernama pak Komar dan istrinya pak Komar memperlihatkan video anak berciuman di grup WA perumahan dan ternyata yang mengeshare ibu Rena," ucapnya.
Kemudian ia mendatangi rumah Ibu Rena yang merekam aktivitas kedua anak kecil tersebut. Dan Ibu Rena mengakui bahwa dirinya lah yang merekam dan mengeshare video nya.
“Tadi saya sudah ketemu sama pembuat videonya yakni Bu Rena. Ia lakukan itu karena gemas melihat tingkah dua remaja yang tidak sopan melakukan itu, apalagi di saat bulan puasa dan dilokasi umum,” kata Sri Ningsih.
Ia menambahkan, bahwa sebelumnya ada empat anak kecil. Tiga perempuan dan satu laki-laki yang duduk di bangku tersebut. Kemudian dua anak perempuan itu pergi tinggal dua anak kecil laki-laki dan perempuan.
"Dan kejadian nya tadi pagi sekitar pukul 07.30 WIB sampai 08.30 WIB,” ungkapnya.
Sri Ningsih menjelaskan, menurut keterangan warga Ibu Rena yang merekam video tersebut karena buat bukti untuk laporan ke warga. Dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak desa.
"Setelah merekam, ibu Rina itu menghampiri dua anak tersebut dan menyuruh pulang, mono podo bali poso-poso kok (sana pada pulang, puasa-puasa kok)," ungkapnya.
“Mungkin kedua anak itu usai jalan-jalan pagi bersama temannya yang lain. Tapi koq sampai berduaan dan melakukan hal tidak terpuji seperti itu, sangat kami sayangkan. Yang jelas itu bukan warga kami,” jelasnya.
Berdasarkan informasi jika kedua anak kecil tersebut lari ke pemukiman yang dekat perumahan dan setelah dicek ternyata anak yang berciuman tersebut, bukan warga Desa Kwayangan dan bukan warga perumahan paraduta.