news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Antrean warga untuk mendapatkan dua liter minyak goreng, Rabu (5/1/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Edi Mustofa

Operasi Pasar Minyak Goreng di Kabupaten Pekalongan, Satu Jam Langsung Ludes

Dinperindagkop UKM Kabupaten Pekalongan menggelar operasi pasar minyak goreng, Rabu (05/01/2022) menyusul tingginya harga minyak goreng di pasaran saat ini. 
Rabu, 5 Januari 2022 - 19:22 WIB
Reporter:
Editor :

Pekalongan, Jawa Tengah - Untuk menstabilkan harga minyak goreng di pasaran, Pemerintah Kabupaten Pekalongan melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinperindagkop UKM) menggelar operasi pasar minyak goreng, Rabu (05/01/2022) di kantor dinas setempat.  

Operasi pasar ini lakukan menyusul kondisi harga minyak goreng yang dijual di pasaran saat ini cukup tinggi yakni berkisar Rp18.000-Rp21.000 sehingga membuat masyarakat cukup kesulitan untuk membelinya.

Dalam operasi pasar minyak goreng kali ini, Pemkab Pekalongan menyediakan 2.112 liter disediakan dalam kegiatan tersebut dan hanya dalam waktu hanya satu jam, minyak goreng langsung ludes.

Kepala Dinperindagkop UKM Kabupaten Pekalongan, Hurip Budi Riyantini mengatakan, operasi pasar ini merupakan tahap pertama yang dilakukan di wilayah kerjanya.

" Untuk persediaan minyak goreng, awalnya 1.200 liter namun ternyata mendapat tambahan sehingga total persediannya lebih banyak yakni 2.112 liter," kata Hurip Budi Riyantini.

Dia berharap semoga ada tambahan persediannya sehingga bisa melaksanakan kegiatan serupa di sejumlah Kecamatan.

Salah seorang warga, Yanti (50), asal Kecamatan Kajen, menuturkan bahwa dengan kegiatan operasi minyak goreng ini sangat membantu warga karena tingginya harga minyak goreng saat ini.

" Saat ini harga minyak goreng dipasaran satu liter dari harga 18 ribu hingga 21 ribu per liter, " kata Yanti.

Dalam operasi pasar minyak goreng, setiap warga bisa membeli sebanyak dua liter.

" Saya mendapatkan satu kupon untuk membeli dua liter minyak goreng, yang setiap liter harganya cukup murah yakni 14 ribu," lanjut nya.

Kegiatan operasi pasar minyak goreng dimulai sekitar pukul 09.00 WIB, namun di tempat kegiatan sudah terlihat ratusan warga sudah mengantri untuk membeli minyak goreng. Sebelumnya, warga yang datang langsung mengambil kupon. Setiap warga hanya berhak mendapatkan satu kupon untuk membeli minyak goreng. 

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diserindag) Provinsi Jawa Tengah, Arif Sambodo yang ikut memantau kegiatan operasi pasar minyak goreng mengatakan operasi pasar dilakukan untuk mengendalikan harga minyak goreng yang cukup tinggi. 

" Kenaikan itu terjadi sejak Mei 2021 lantaran masalah bahan bakunya mahal, sedangkan sejumlah perusahaan minyak goreng kebanyakan tidak memiliki perkebunan sawit. Dengan demikian  perusahaan itu harus harga minyak sawit mentah atau CPO dari perusahaan perkebunan sawit," kata Arif Sambodo.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:11
01:16
05:22
07:46
02:27
01:56

Viral