- Jo Kenaru/tvOne
Dituduh Melecehkan 17 Siswi SMK di Manggarai, Ini Bantahan Terduga Pelaku
Sehingga, lanjutnya, cara mengajar ala dia diyakini mudah dipahami dan bisa dipraktekkan sebagai teologi moral dalam kehidupan sehari-hari.
“Apapun yang menjadi tuduhan pelecehan seksual, saya yakin itu tidak benar. Saya tidak pernah melakukannya,” tekan Melki Sobe.
Lapor Balik Kepala Sekolah
Melki Sobe merasa dirinya tidak pernah melakukan tindakan menyimpang saat mengajar di SMKN 1 Wae R’i.
Tidak terima nama baiknya dicemarkan, Melki Sobe mengambil langkah hukum melapor balik kepala sekolah.
Dalam argumentasi Melki Sobe, Ferdianus Tahu adalah pemilik skenario di balik kasus tersebut. Ferdianus Tahu menggunakan skenarionya untuk memecat Melki Sobe dari sekolah itu.
“Saya sudah melapor soal bapak kepala sekolah karena sudah melecehkan nama saya sebagai pelaku pelecehan seksual. Terus yang kedua, saya ingin nama saya dipulihkan lagi dari pemberitaan media yang selama ini buruk tentang pribadi saya,” ungkap Melki Sobe.
Tidak Melapor Para Korban
Ketika ditanya jika merasa tidak pernah melakukan pelecehan di sekolah, kenapa tidak melapor balik belasan siswi yang menduhnya sebagai pelaku pelecehan seksual?
Dia menjawab, “Karena anak-anak ini, dia (Ferdianus Tahu) yang bawa ke Polres untuk melapor saya. Sehingga, saya juga mengetahui dengan sadar bahwa Ferdianus Tahu yang memanggil mereka. Kenapa saya melapor Ferdianus Tahu karena berdasarkan SK pemecatan yang saya terima yang alasannya itu pelecehan seksual yang dia tuduhkan,” tutupnya. (jku/nsi)