Hujan dan Berkabut jadi Halangan saat Evakuasi jenazah Korban Pesawat ATR 42-500
Pangkep, tvOnenews.com - Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jenazah korban kedua pesawat ATR 42-500 dari lereng Gunung Bulu Saraung menuju posko di Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Selasa malam.
Korban berjenis kelamin perempuan tersebut dievakuasi setelah tim SAR gabungan menempuh proses panjang selama kurang lebih sembilan jam. Jenazah diturunkan dari lokasi penemuan di lereng gunung dengan medan yang sangat terjal dan akses yang sulit dilalui.
Proses evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi geografis yang ekstrem. Tim SAR harus menggunakan peralatan tali dan teknik khusus untuk menurunkan jenazah secara bertahap demi menjaga keselamatan seluruh personel.
Selain medan yang berat, cuaca buruk turut menjadi kendala dalam proses evakuasi. Hujan disertai kabut tebal menyelimuti kawasan pegunungan sehingga memperlambat pergerakan tim dan menambah tingkat kesulitan selama operasi berlangsung.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa ke posko untuk selanjutnya menjalani proses penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku. Dengan dievakuasinya korban kedua ini, tim SAR gabungan melanjutkan tahapan operasi berikutnya sesuai rencana yang telah ditetapkan.