news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500 Jalani Pengambilan Sampel DNA

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:18 WIB
Reporter:

Pangkep, tvOnenews.com - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan kembali melakukan pengambilan sampel DNA terhadap keluarga korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. 

Hingga kini, total empat keluarga korban telah menjalani proses pengambilan sampel DNA di Posko Antemortem Biddokkes Polda Sulsel.

Satu per satu keluarga korban mendatangi Posko Antemortem yang berada di Kota Makassar. Para keluarga korban datang secara rombongan dan berada di bawah pendampingan pihak maskapai Indonesia Air Transport.

Tiga keluarga korban yang hadir di posko antemortem yakni keluarga Dwi Murdiono yang merupakan teknisi pesawat, serta keluarga Ester dan Florensia yang keduanya diketahui sebagai pramugari pesawat nahas tersebut. Tim DVI Biddokkes Polda Sulsel mengambil sampel usap mulut dan darah dari para keluarga korban.

Sampel DNA tersebut akan digunakan sebagai data pembanding guna mempermudah proses identifikasi korban pesawat ATR 42-500. Proses ini merupakan bagian penting dalam tahapan identifikasi korban kecelakaan transportasi udara.

Sementara itu, Bambang Mukhwanto, ayah dari korban Dwi Murdiono, mengaku hingga kini masih menunggu kepastian mengenai keberadaan putranya. 

Ia mengatakan terakhir kali menerima informasi bahwa pesawat yang ditumpangi anaknya telah mendarat di Makassar. Setelah itu, ia tidak lagi mendapatkan kabar lanjutan dan hanya menunggu informasi resmi dari pihak terkait.

Hingga saat ini, Posko Antemortem Biddokkes Polda Sulsel belum menerima jenazah korban. Meski demikian, tim SAR gabungan disebut telah menemukan sejumlah korban serta puing-puing pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Gunung Bulusaraung.

Proses pencarian, evakuasi, serta identifikasi korban masih terus berlangsung dengan melibatkan berbagai pihak terkait.

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:00
16:47
09:09
04:22
01:14
00:56

Viral