Unik! Gen Z Nepal Pilih Perdana Menteri Baru Lewat Aplikasi Discord
Jakarta, tvOnenews.com - Nepal tengah menjadi sorotan dunia setelah gelombang protes yang dipimpin kaum muda melahirkan fenomena politik baru berbasis internet.
Menggunakan platform daring Discord, ribuan warga berkoordinasi, berdiskusi, hingga melakukan pemungutan suara untuk menentukan pemimpin sementara, menjadikan negara Himalaya ini disebut sebagai lokasi revolusi berbasis internet pertama di dunia.
Gerakan yang dikenal dengan nama Ye Corruption berkembang pesat dan berhasil menarik lebih dari 130 ribu anggota.
Melalui kanal daring, mereka meluncurkan jajak pendapat virtual yang akhirnya menetapkan Sushila, mantan Ketua Mahkamah Agung Nepal, sebagai pemimpin interim.
Dari sekitar 7.700 suara yang masuk, Sushila meraih lebih dari 50 persen dukungan.
Hasil tersebut langsung mengguncang panggung politik. Keesokan harinya, Sushila bertemu dengan Presiden Nepal Ram Chandra Paudel serta Panglima Angkatan Bersenjata Jenderal Ashok Raj Sigdel untuk menegaskan keputusan yang lahir dari ruang virtual memiliki dampak nyata di dunia politik.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana Discord, yang awalnya dikenal sebagai wadah komunitas gim dan perdagangan kripto, kini menjelma menjadi sarana koordinasi politik yang efektif.
Platform tersebut memungkinkan anggota untuk bertukar informasi, merancang strategi, hingga menggelar pemungutan suara secara terdesentralisasi.