- PSSI
Bung Ropan Mulai Curiga usai FIFA Undang PSSI ke Kanada, Timnas Indonesia Siap-siap Dapat Kabar Baik
tvOnenews.com - Bung Ropan menyoroti undangan FIFA untuk PSSI ke Kanada yang disebut akan berkaitan dengan nasib Timnas Indonesia.
Semangat Timnas Indonesia kembali menggelora usai penampilan perdana John Herdman sebagai pelatih Skuad Garuda.
Bermain di 2 pertandingan FIFA Matchday rasanya masih kurang bagi suporter Timnas Indonesia.
Laga terdekat yang akan dihadapi Timnas Indonesia adalah FIFA Matchday Juni dan AFF 2026 yang berlangsung di bulan Juli-Agustus.
Selain itu, juga ada ASEAN Cup 2026, sebuah turnamen baru yang berada di bawah naungan langsung dari FIFA.
Bung Ropan pun curiga undangan FIFA ke PSSI untuk datang ke Kanada ada hubungannya dengan persiapan jelang FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung di bulan September-Oktober.
"Ketua Umum PSSI, Pak Erick Thohir, itu sudah mengatakan bahwa intinya dia diundang oleh FIFA dalam pertemuan, ada agenda rapat meeting di Vancouver, di Kanada," ujar Bung Ropan dalam kanal YouTube pribadinya, eperti dilansir tvOnenews.com.
"Di mana semua yang akan punya kesempatan di Asia Tenggara ini akan diundang semua, termasuk Indonesia," lanjutnya.
Bung Ropan memprediksi salah satu topik yang akan dibahas adalah terkait format FIFA ASEAN Cup 2026.
"Di sanalah akan dibicarakan format seperti apa yang akan digunakan di FIFA ASEAN Cup," kata Bung Ropan.
Menanggapi hal tersebut, Bung Ropan mulai curiga format turnamen ASEAN Cup 2026 nanti akan seperti FIFA Arab Cup.
"Kalau mengacu seperti apa yang dikatakan sebelumnya di Kuala Lumpur oleh Gian Ifantino bahwa FIFA ASEAN Cup kemungkinan akan hampir sama seperti FIFA di Arab Cup," ujar Bung Ropan.
"Kalau formatnya 12 tim seperti yang diinginkan oleh FIFA, diberlakukan di FIFA ASEAN Cup ini, maka mungkin saja akan dibagi 3 tim, 4-4-4, maka juara dan runner-up akan maju ke babak selanjutnya," lanjutnya.
Bung Ropan tetap menunggu keputusan resmi dari FIFA terkait format pertandingan ASEAN Cup 2026.
"Itu bisa saja diambil format seperti itu," kata Bung Ropan.
"Tapi semua tergantung dalam pembahasan nantinya yang akan disepakati bersama oleh para delegasi ini yang diundang," lanjutnya.