- Kitagaruda.id
Media Vietnam 'Girang' Pemain Timnas Indonesia Tersandung Masalah di Liga Belanda: Kabar Baik untuk Vietnam
tvOnenews.com - Dinamika persaingan sepak bola di kawasan Asia Tenggara kembali memanas, khususnya jelang Piala AFF yang juga akan diikuti oleh Timnas Indonesia.
Sayangnya, Timnas Indonesia tengah ditimpa isu administrasi yang menyeret sejumlah nama pemain diaspora yang berkarier di benua Eropa, khususnya Liga Belanda.
Tak cuma dari tanah air, isu tersebut juga turut menjadi sorotan salah satu media Vietnam, Soha.
- Kitagaruda.id
Seperti diketahui, masalah administrasi yang kini dijuluki sebagai "paspoortgate" Belanda ini pertama kali mencuat saat NAC Breda tidak terima dengan hasil kekalahan telak 0-6 dari klub Go Ahead Eagles.
Pihak manajemen NAC Breda kemudian melayangkan protes kepada operator liga dan federasi sepak bola Belanda (KNVB), terkait keabsahan pemain Go Ahead Eagles sekaligus penggawa Timnas Indonesia, Dean James, yang sudah beralih status kewarganegaraan menjadi WNI.
Dean James disinyalir masih didaftarkan dengan status pemain lokal Uni Eropa. Padahal setelah memegang paspor Indonesia, ia otomatis berstatus pemain asing non-Uni Eropa.
Protes sepihak ini akhirnya memicu KNVB melakukan investigasi menyeluruh, yang kemudian menyeret nama-nama beken pemain diaspora Timnas Indonesia lainnya di Liga Belanda, seperti Justin Hubner (Fortuna Sittard) dan Nathan Tjoe-A-On (Willem II).
- Facebook - Go Ahead Eagles
Bagi pencinta sepak bola tanah air, situasi ini tentu menjadi kabar buruk yang mengkhawatirkan.
Namun, sebaliknya, media Vietnam dalam laporannya justru melihat fenomena ini dari sudut pandang yang sangat menguntungkan bagi tim nasional mereka.
Soha dalam ulasannya bahkan secara terang-terangan menyebut situasi ini sebagai "kabar baik" bagi Timnas Vietnam yang juga akan ikut berlaga di Piala AFF 2026 mendatang.
"Tim nasional Vietnam menerima kabar baik berkat langkah Indonesia, yang meningkatkan peluang mereka untuk mempertahankan gelar Piala AFF," tulis Soha dalam judul laporannya yang dipublikasikan pada Jumat (3/4/2026).
- Kitagaruda.id
Dalam isi laporannya, Soha menuliskan bahwa untuk Piala AFF, Timnas Indonesia diperkirakan hanya akan memanggil para pemain yang kini berkompetisi di liga domestik.
"Timnas Indonesia diperkirakan hanya akan memanggil pemain yang saat ini berkompetisi di liga nasional (BRI Super League) dan mereka yang berkarir di Asia Tenggara untuk Piala AFF."
"Peluang bintang-bintang yang bermain di Eropa kembali mewakili Indonesia di Piala AFF 2026 sangat rendah," tulis Soha.
Rendahnya kemungkinan para pemain diaspora di klub-klub Eropa untuk dipanggil ke Timnas Indonesia, dianggap sebagai "angin segar" bagi Timnas Vietnam.
Pasalnya, jika nama-nama binrang, seperti Maarten Paes, Jay Idzes, Kevin Diksi, Elkan Baggott, hingga Ole Romeny tidak ikut berpartisipasi, maka kekuatan Timnas Indonesia akan sangat berkurang.
Hal itulah yang bisa dimanfaatkan oleh Vietnam, demi bisa mempertahankan trofi juara di Piala AFF.
Perlu dicatat, bahwa Indonesia dan Vietnam berada di grup yang sama bersama Singapura, Kamboja, dan pemenang babak play-off untuk bertanding di Piala AFF 2026.
Tak ayal, jika tensi antara Skuad Garuda dan The Golden Star Warriors sudah panas, bahkan sebelum turnamen dimulai.
- Facebook - FAM
"Saat ini, Timnas Indonesia masih memiliki puluhan bintang naturalisasi yang bermain sepak bola di Eropa."
"Jika para bintang yang disebutkan di atas tidak dapat berpartisipasi di Piala AFF 2026, kekuatan Timnas Indonesia akan sangat berkurang."
"Jika mereka (Timnas Indonesia) tidak dapat memanggil pemain dari Eropa, tim Indonesia akan kesulitan bersaing dengan Vietnam, baik untuk posisi puncak grup maupun jika kedua tim bertemu lagi di final."
"Kesulitan yang dihadapi Indonesia juga menghadirkan peluang bagi para pesaing lainnya, termasuk Timnas Vietnam."
"Tim asuhan pelatih Kim Sang-sik juga akan memiliki kesempatan lain untuk mempertahankan gelar mereka di Piala AFF mendatang," tutup laporan tersebut. (ism)