- Instagram @fcdender - Instagram @lucmarijnissen
Senangnya John Herdman, Timnas Indonesia Bisa Gaet Bek Belgia Berdarah Jakarta Rekan Setim Ragnar Oratmangoen
tvOnenews.com - Timnas Indonesia kembali mendapat angin segar dalam proyek memperkuat lini pertahanan.
Di tengah ambisi John Herdman membangun skuad kompetitif menuju 2026, muncul satu nama menarik dari Belgia: Luc Marijnissen.
Bek tengah berpostur 190 cm itu kini memperkuat FCV Dender dan tampil konsisten sepanjang musim 2025/2026.
- Instagram @lucmarijnissen
Dari 26 penampilan yang sudah dijalaninya, ia menyumbang satu gol serta menjadi bagian penting dari lini belakang timnya.
Stabilitas performanya membuat nilai pasarnya melonjak ke angka 1,20 juta euro atau sekitar Rp20 miliar.
Marijnissen dikenal sebagai bek modern dengan karakter tenang, kuat dalam duel udara, dan disiplin menjaga area pertahanan.
Distribusi bolanya juga rapi, membuatnya nyaman saat tim membangun serangan dari belakang.
Kombinasi postur menjulang dan kecerdasan membaca permainan menjadikannya sosok yang cocok dengan kebutuhan Timnas Indonesia.
Kariernya dibangun lewat jalur pembinaan yang solid.
Ia menimba ilmu di akademi BSC Roosendaal dan NAC Breda sebelum merantau ke Belgia pada 2023 untuk memperkuat KSK Lierse Kempenzonen.
Dua musim impresif bersama Lierse membuat FCV Dender berani menebusnya dengan biaya 300 ribu euro pada awal 2025.
Yang membuat namanya semakin relevan bagi publik Indonesia adalah latar belakang keluarganya.
Luc Marijnissen memiliki garis keturunan Indonesia: kakeknya berasal dari Jakarta dan neneknya dari Surabaya.
Ikatan emosional itu sempat menjadi perbincangan pada Mei 2025 ketika pemilik FCV Dender menyapanya menggunakan bahasa Jawa.
- Instagram @fcdender
Menariknya lagi, Marijnissen belum pernah mendapat panggilan dari tim nasional Belanda di level mana pun. Artinya, secara regulasi FIFA, peluang membela Indonesia masih sangat terbuka.
Faktor lain yang bisa menjadi jembatan komunikasi adalah keberadaannya satu tim dengan Ragnar Oratmangoen, pemain Timnas Indonesia yang sudah lebih dulu bergabung dalam proyek naturalisasi PSSI.
Kedekatan keduanya, termasuk interaksi di media sosial, berpotensi mempermudah pendekatan jika Herdman dan federasi serius membuka pembicaraan.
Hubungan personal sering kali menjadi faktor penting dalam proses seperti ini.
Di tengah proyek regenerasi Timnas Indonesia, sosok seperti Luc Marijnissen jelas layak masuk radar.
Usianya yang masih muda, pengalaman bermain reguler di Eropa, serta latar belakang keturunan Indonesia menjadi kombinasi ideal.
Bagi John Herdman, ini bisa menjadi tambahan kekuatan yang signifikan di sektor pertahanan.
Jika komunikasi berjalan lancar dan proses administrasi dimulai, bukan tidak mungkin publik Garuda akan melihat satu lagi talenta diaspora mengenakan Merah Putih. (asl)