- tvonenews.com - Ilham Giovani
Ambisi Balas Dendam, Para Pemain Timnas Futsal Indonesia ingin Pulangkan Jepang Usai Sempat Kalah Tragis di Piala Asia 2022
Jakarta, tvOnenews.com - Bayang-bayang kekalahan menyakitkan dari Jepang masih melekat pada sebagian pemain Timnas Futsal Indonesia. Pengalaman pahit itu terjadi pada perempat final Piala Asia 2022 dan kini kembali relevan jelang semifinal Piala Asia 2026.
Dari skuad yang dibawa ke turnamen edisi kali ini, mayoritas pemain sudah merasakan atmosfer keras Piala Asia. Mereka bukan wajah baru, melainkan figur yang pernah merasakan getirnya kompetisi level tertinggi futsal Asia.
Pelatih Hector Souto secara sadar memilih fondasi tim yang berpengalaman. Ia menilai jam terbang dan memori pertandingan besar menjadi faktor krusial dalam laga hidup-mati seperti semifinal.
Komposisi Timnas Futsal Indonesia di AFC Futsal 2026 diisi 14 pemain. Sebanyak 11 di antaranya merupakan pemain yang juga memperkuat Indonesia pada Piala Asia Futsal empat tahun lalu.
Kilasan masa lalu membawa ingatan pada era kepelatihan Mohammed Hashemzadeh. Saat itu, Indonesia mampu menembus delapan besar dan mencatatkan salah satu pencapaian penting di level Asia.
Langkah Indonesia ke perempat final AFC Futsal 2022 didapat setelah finis sebagai runner up Grup C. Iran menjadi satu-satunya tim yang berada di atas Indonesia pada fase grup.
Di babak perempat final, Indonesia harus berhadapan dengan Jepang yang dikenal sebagai kekuatan mapan futsal Asia. Laga tersebut berjalan ketat dan penuh drama hingga detik terakhir.
Indonesia bahkan sempat membuka keunggulan lebih dahulu melalui gol Samuel Eko. Keadaan berubah setelah Jepang berhasil membalikkan situasi dan unggul hingga skor 3-1.
Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, asa Indonesia belum sepenuhnya padam. Dewa Rizki mencetak gol pada satu menit terakhir dan kembali menghidupkan harapan.
Momen paling dramatis terjadi di pengujung laga saat Rio Pangestu menjebol gawang Jepang. Namun gol tersebut tidak mengubah hasil akhir pertandingan.
Keputusan wasit menjadi pukulan telak bagi Indonesia. Gol Rio Pangestu dinyatakan tidak sah karena pertandingan dianggap telah berakhir.
Sebelas pemain yang berada di lapangan saat tragedi itu terjadi kini kembali mengenakan seragam Merah Putih. Mereka adalah Nizar Nayaruddin, Rizki Xavier, M Iqbal Rahmatullah, Dewa Rizki, Wendy Brian Ick, Syauqi Saud, Ardiansyah Nur, Rio Pangestu, Firman Adriansyah, Samuel Eko, dan Reza Gunawan.