- Tim tvOne/Taufik Hidayat
Kesaksian Jujur Ole Romeny soal Laga Debutnya di Timnas Indonesia, Kepada Media Belanda: Tiga Kali Lipat dari Stadion Eropa!
Romeny secara khusus menyoroti atmosfer pertandingan internasional pertamanya di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Menurutnya, pengalaman itu jauh melampaui apa yang pernah ia rasakan di Eropa.
“Pertandingan internasional pertama di Indonesia juga aneh. Suasananya seperti De Kuip tiga kali lipat. Saat saya mencetak gol melawan Bahrain, saya merasakan Stadion Gelora Bung Karno bergetar. Itu memberi saya perasaan yang tak terlukiskan. Energi yang dilepaskan tak tertandingi,” ungkap striker Oxford United itu.
Sebagai perbandingan, De Kuip merupakan stadion legendaris milik Feyenoord Rotterdam yang dikenal sebagai salah satu arena paling intimidatif di Eropa.
- REUTERS/Stringer
Stadion bernama resmi Feijenoord itu memiliki tribun yang curam dan sangat dekat dengan lapangan, membuat suara suporter menggema dan menekan mental lawan sepanjang pertandingan.
Atmosfer di De Kuip kerap disebut “mencekam” bahkan oleh pemain top Eropa.
Karena itu, pernyataan Ole Romeny yang menyebut atmosfer Timnas Indonesia terasa seperti “De Kuip tiga kali lipat” menjadi penegasan betapa dahsyatnya dukungan suporter Garuda di Stadion Gelora Bung Karno.
“Ketika Anda berada di sana, begitu banyak hal yang terjadi, orang-orang sangat antusias. Saya berada di tengah-tengahnya, jadi terkadang Anda hampir tidak bisa memahaminya,” tuturnya. (asl)