- Tim tvOne/Taufik Hidayat
Kesaksian Jujur Ole Romeny soal Laga Debutnya di Timnas Indonesia, Kepada Media Belanda: Tiga Kali Lipat dari Stadion Eropa!
tvOnenews.com - Ole Romeny tak menyangka langkah pertamanya bersama Timnas Indonesia akan menghadirkan pengalaman yang begitu luar biasa.
Penyerang kelahiran Nijmegen itu kini telah mencatatkan enam penampilan internasional dan menjelma menjadi sosok idola baru bagi publik sepak bola Tanah Air.
Media Belanda, Voetbalprimeur, menyoroti kesan mendalam yang dirasakan Romeny sejak debutnya.
"Debut bersama tim nasional meninggalkan kesan: 'Atmosfernya seperti De Kuip tiga kali lipat'," tulis media Belanda, Voetbalprimeur, dalam tajuk laporannya.
Popularitas Romeny di Indonesia bahkan sudah terasa sebelum ia benar-benar turun ke lapangan. Ia mengaku terkejut dengan sambutan luar biasa saat pertama kali tiba di Tanah Air.
“Saya belum pernah mengalami kegilaan seperti itu. Saya ingat semua orang datang menemui saya di bandara. Saya melihat orang-orang menangis,” ujar Romeny dalam wawancara dengan De Gelderlander, yang dikutip Voetbalprimeur.
Romeny mengisahkan bahwa awal mula prosesnya membela Timnas Indonesia terjadi dengan cara yang cukup unik.
- tvonenews.com - Julio Tri Saputra & tangkapan layar
"Saya bahkan belum bermain satu menit pun untuk Indonesia, saya hanya datang untuk menonton satu pertandingan, tetapi saya menerima begitu banyak perhatian: saya hampir tidak percaya," kata Romeny.
“Berita itu kemudian banyak diberitakan oleh media lain, dan tak lama setelah itu, saya menerima telepon dari Asosiasi Sepak Bola Indonesia. Tapi jujur saja, saya bahkan tidak tahu saya diizinkan bermain untuk Indonesia. Saya harus bertanya kepada ibu saya terlebih dahulu tentang kesepakatan dengan nenek saya,” jelasnya sambil tertawa.
Setibanya di Indonesia, euforia langsung menyelimuti dirinya. Sambutan hangat di bandara menjadi pengalaman yang tak akan ia lupakan.
Namun, perasaan itu mencapai puncaknya ketika ia mencetak gol pada laga debutnya bersama Timnas Indonesia.
- Timnas Indonesia
"Itu pengalaman yang luar biasa. Saya tidak pernah membayangkan akan seliar ini. Tapi setelah saya mencetak gol di debut saya untuk Indonesia, euforianya semakin meningkat," kata mantan pemain NEC itu.
Romeny secara khusus menyoroti atmosfer pertandingan internasional pertamanya di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Menurutnya, pengalaman itu jauh melampaui apa yang pernah ia rasakan di Eropa.
“Pertandingan internasional pertama di Indonesia juga aneh. Suasananya seperti De Kuip tiga kali lipat. Saat saya mencetak gol melawan Bahrain, saya merasakan Stadion Gelora Bung Karno bergetar. Itu memberi saya perasaan yang tak terlukiskan. Energi yang dilepaskan tak tertandingi,” ungkap striker Oxford United itu.
Sebagai perbandingan, De Kuip merupakan stadion legendaris milik Feyenoord Rotterdam yang dikenal sebagai salah satu arena paling intimidatif di Eropa.
- REUTERS/Stringer
Stadion bernama resmi Feijenoord itu memiliki tribun yang curam dan sangat dekat dengan lapangan, membuat suara suporter menggema dan menekan mental lawan sepanjang pertandingan.
Atmosfer di De Kuip kerap disebut “mencekam” bahkan oleh pemain top Eropa.
Karena itu, pernyataan Ole Romeny yang menyebut atmosfer Timnas Indonesia terasa seperti “De Kuip tiga kali lipat” menjadi penegasan betapa dahsyatnya dukungan suporter Garuda di Stadion Gelora Bung Karno.
“Ketika Anda berada di sana, begitu banyak hal yang terjadi, orang-orang sangat antusias. Saya berada di tengah-tengahnya, jadi terkadang Anda hampir tidak bisa memahaminya,” tuturnya. (asl)