news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

John Herdman, Calon Pelatih Timnas Indonesia Pengganti Patrick Kluivert.
Sumber :
  • REUTERS

Beda Jauh dengan Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, Pengamat: John Herdman Lebih Mirip Pep Guardiola

Pengamat sepak bola menilai gaya kepelatihan John Herdman beda jauh dari Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert. Simak penjelasan lengkapnya.
Selasa, 23 Desember 2025 - 10:59 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Nama John Herdman kembali menguat dalam bursa calon pelatih Timnas Indonesia.

Meski PSSI belum memberikan pengumuman resmi, perbincangan publik mengenai sosok pelatih asal Inggris tersebut kian ramai, terutama menyangkut karakter dan gaya kepelatihannya.

Salah satu pengamat sepak bola nasional yang angkat bicara adalah Haris Pardede.

Pria yang akrab disapa Bung Harpa itu menilai John Herdman memiliki pendekatan yang sangat berbeda dibanding pelatih Timnas Indonesia sebelumnya, termasuk Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert
Sumber :
  • Instagram @uhdfc_1983 & @patrickkluivert9

Menurut Bung Harpa, Herdman bukan tipe pelatih yang kaku terhadap satu sistem permainan.

Ia dikenal adaptif dan gemar melakukan improvisasi, bahkan disebut memiliki karakter yang mirip dengan pelatih Manchester City, Pep Guardiola.

"Gaya dia ini berbeda dengan pelatih-pelatih sebelumnya termasuk Patrick Kluivert dan juga Shin Tae-yong," kata Bung Harpa, dikutip dari kanal YouTube miliknya.

Pada era Shin Tae-yong, Timnas Indonesia kerap mengandalkan skema tiga bek dengan pendekatan pragmatis.

Jay Idzes dan kolega lebih sering menunggu momentum untuk melancarkan serangan balik cepat. 

Sementara itu, Patrick Kluivert dikenal membawa filosofi menyerang yang agresif.

Hal tersebut terlihat jelas saat Timnas Indonesia menghadapi Australia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Kala itu, Kluivert tetap memaksa anak asuhnya bermain terbuka meski berhadapan dengan lawan yang memiliki kualitas di atas kertas.

Berbeda dari dua pendahulunya, Bung Harpa menilai John Herdman memiliki pakem yang lebih dinamis.

Berdasarkan data dari Transfermarkt.com, Herdman memang kerap menggunakan formasi tiga bek, terutama 3-4-2-1.

Namun, formasi tersebut bukanlah harga mati.

"Dia itu sangat improvisasi. Gampangnya begini, karakternya itu mirip Pep Guardiola," jelas Bung Harpa.

Pelatih Manchester City Pep Guardiola
Sumber :
  • Action Images via Reuters/Paul Childs

Menurutnya, kesamaan Herdman dengan Guardiola terletak pada kemampuan membaca lawan sebelum menentukan pendekatan permainan.

Herdman disebut tidak memaksakan satu gaya bermain untuk semua situasi.

Jika menghadapi tim yang lebih kuat, ia cenderung mengedepankan organisasi bertahan.

Sebaliknya, ketika berhadapan dengan lawan yang levelnya di bawah, permainan menyerang akan lebih ditonjolkan.

"Selalu berubah (taktik), sering eksperimen, dan kadang itu sangat dipengaruhi oleh lawan."

"Kalau lawannya begini, nanti formasinya seperti apa, gayanya seperti apa."

Bung Harpa menegaskan bahwa pada dasarnya banyak pelatih memiliki pendekatan serupa.

Namun, ia menilai Herdman membawa kompleksitas yang lebih tinggi dalam penerapan taktiknya.

"Memang pada umumnya seperti itu pelatih, misalnya lawannya kuat akan bertahan, kalau lawannya agak lemah akan menyerang, tapi dia agak complicated."

Dengan karakter tersebut, Bung Harpa memprediksi akan ada banyak eksperimen dan improvisasi dalam tubuh Timnas Indonesia jika Herdman benar-benar ditunjuk sebagai pelatih kepala.

"Jadi, banyak improvisasi yang akan dilakukan kemungkinan besar di tim nasional kita," pungkasnya.

John Herdman, eks Kanada dihubungkan dengan Timnas Indonesia
Sumber :
  • Reuters/Gareth Bumstead

Meski begitu, Bung Harpa juga mengingatkan bahwa fleksibilitas taktik seorang pelatih harus diimbangi dengan kesiapan pemain di lapangan.

Adaptasi yang cepat menjadi kunci agar perubahan strategi tidak justru mengganggu ritme permainan tim.

John Herdman sendiri bukan nama asing di kancah sepak bola internasional.

Ia memiliki rekam jejak membawa Timnas Kanada lolos ke Piala Dunia, sebuah pencapaian besar yang hingga kini masih menjadi bahan pertimbangan kuat publik dan pengamat.

Apabila PSSI benar-benar menunjuk Herdman, Timnas Indonesia berpotensi memasuki era baru dengan pendekatan permainan yang lebih adaptif, dinamis, dan penuh improvisasi.

(tsy)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral