- tvonenews.com - Taufik Hidayat
Satu Komando Timnas Indonesia, PSSI Pastikan Pelatih Baru akan Pegang Garuda Senior dan U-23
Jakarta, tvOnenews.com – PSSI kembali memberikan sinyal kuat terkait arah baru Timnas Indonesia. Federasi memastikan pelatih yang akan ditunjuk nantinya tidak hanya fokus pada satu level, melainkan memegang peran strategis di dua tim sekaligus.
Kebijakan tersebut menegaskan bahwa PSSI ingin membangun kesinambungan antara tim senior dan kelompok usia. Dengan satu komando kepelatihan, federasi berharap transisi pemain dari level U-23 ke tim utama berjalan lebih mulus.
Perkembangan terbaru ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji. Ia mengungkapkan bahwa proses pencarian pelatih Timnas Indonesia masih terus berjalan sesuai dengan rencana federasi.
Saat ini, kursi pelatih Timnas Indonesia memang masih kosong. Posisi tersebut ditinggalkan Patrick Kluivert, yang sebelumnya dipercaya memimpin skuad Garuda.
Kekosongan ini memunculkan berbagai spekulasi di ruang publik. Sejumlah nama pelatih kelas dunia pun mulai dikaitkan dengan Timnas Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.
Meski rumor berkembang cukup kencang, PSSI memilih bersikap hati-hati. Hingga kini, federasi belum secara resmi mengumumkan siapa sosok yang akan mengisi jabatan strategis tersebut.
Di tengah penantian tersebut, Sumardji membeberkan konsep besar yang sedang disiapkan PSSI. Ia menegaskan bahwa pelatih Timnas Indonesia berikutnya akan menangani tim senior sekaligus tim U-23.
“Jadi dari hasil yang kami diskusikan bersama Ketua Umum dan Wakil Ketua Satu dan Dua serta Exco, untuk pelatih U-23 akan menjadi satu paket dengan pelatih Timnas Indonesia,” kata Sumardji Selasa (16/12/2025).
Kebijakan satu paket ini dinilai sebagai langkah strategis jangka panjang. PSSI ingin memastikan filosofi permainan dan metode latihan bisa diterapkan secara konsisten di semua level tim nasional.
Tak berhenti sampai di situ, pelatih anyar Timnas Indonesia juga akan didampingi oleh jajaran pelatih lokal. Kehadiran pelatih dalam negeri di staf kepelatihan menjadi syarat penting yang ditetapkan federasi.
Langkah tersebut diambil untuk mendorong terjadinya transfer ilmu. PSSI berharap pelatih lokal bisa menyerap pengalaman dan wawasan dari sosok pelatih kelas dunia yang nantinya ditunjuk.
Sumardji kemudian menyinggung contoh konkret yang pernah terjadi sebelumnya. Ia menyebut Nova Arianto yang kini menukangi Timnas Indonesia U-20 sebagai sosok yang berkembang setelah mendampingi Shin Tae Yong.
Menurutnya, pengalaman bekerja bersama pelatih asing memberi dampak besar bagi peningkatan kapasitas pelatih lokal. Pola serupa ingin kembali diterapkan demi kemajuan sepak bola nasional.
Lebih lanjut, Sumardji juga mengungkapkan bahwa proses seleksi pelatih sudah memasuki tahap krusial. Dari sejumlah kandidat yang sempat dibidik, kini pilihan disebut telah mengerucut.
Namun demikian, ia memilih menahan informasi terkait identitas kandidat tersebut. Sumardji menegaskan bahwa keputusan akhir tetap akan ditentukan melalui mekanisme rapat Exco PSSI.
“Jadi kami mewawancara empat orang dari lima yang diundang. Dari informasi yang saya terima, nama mengerucut ke dua orang. Dua nama ini akan dibawa ke rapat Exco,” ujarnya.
Sebelumnya, beberapa pelatih sempat santer dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Indonesia. Nama-nama seperti Timur Kapadze, Jesus Casas, Shin Tae Yong, hingga Heimir Hallgrimsson masuk dalam radar pemberitaan.
Dalam perkembangan terakhir, dua nama disebut semakin menguat sebagai kandidat utama. John Herdman dan Giovanni Van Bronckhorst kini menjadi sosok yang paling sering disebut sebagai calon pelatih baru Timnas Indonesia.
(igp/rda)