- ANTARA
Terpopuler Timnas Indonesia: Pantas Tak Pernah Tembus Piala Dunia Sejak Merdeka, Banyak Pelatih Top Ogah Tangani Skuad Garuda
tvOnenews.com - Tiga isu besar mewarnai pemberitaan Timnas Indonesia hari ini.
Mulai dari sorotan media Uzbekistan soal Timur Kapadze jadi pelatih Timnas Indonesia, analisis media Amerika soal kegagalan berulang ke Piala Dunia, hingga sorotan media Vietnam mengenai alasan pelatih top dunia enggan menangani tim Garuda.
Semuanya mencuat dan menjadi bahasan paling panas sepanjang pekan ini. Berikut rangkuman lengkapnya.
- Kolase tvOnenews.com | Uzbekistan National Football Team - AFC - tvOnenews/Taufik Hidayat
1. Media Uzbekistan Yakin Timur Kapadze Sudah Di Indonesia dan Selangkah Lagi Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia
Isu kedatangan Timur Kapadze ke Indonesia menjadi salah satu topik yang paling menyita perhatian.
Dalam beberapa hari terakhir, berbagai media Uzbekistan menggambarkan bahwa mantan pelatih Timnas Uzbekistan tersebut kini berada di fase akhir negosiasi dengan PSSI untuk menjadi pelatih baru Timnas Indonesia.
Dalam laporan UZ Daily, mereka menjelaskan bahwa situasi Kapadze semakin mengerucut pada satu arah. Media itu menuliskan,
“Mantan pelatih timnas Uzbekistan Timur Kapadze semakin dekat untuk ditunjuk sebagai pelatih timnas Indonesia,” tulis UZ Daily.
UZ Daily kemudian menegaskan bahwa sang pelatih bahkan sudah berada di Tanah Air.
“Menurut sumber, sang pelatih telah berada di negara itu di mana ia akan melakukan negosiasi final dengan federasi sepak bola negara itu (PSSI),” lanjut media tersebut.
Sementara itu, Zamin.uz membangun narasi bahwa Kapadze saat ini tengah mempelajari kondisi sepak bola Indonesia sebelum mengambil keputusan akhir.
“Kedatangan pelatih baru di sepak bola Indonesia akan membantu memperbarui komposisi tim dan cara bermain tim. Pendukung sepak bola bisa menantikan kesuksesan timnas (Indonesia) di bawah kepemimpinan Kapadze,” ungkap mereka.
Baca selengkapnya: Sudah di Indonesia, Media Uzbekistan Yakin Timur Kapadze Sebentar Lagi Jadi Pelatih Timnas Indonesia: Sedang Negosiasi Final
2. Media Amerika Ungkap Penyebab Indonesia Tak Pernah Tembus Piala Dunia Sejak Merdeka
Di sisi lain, pemberitaan dari Amerika Serikat turut mengisi jajaran terpopuler, terutama setelah media ternama The Athletic memaparkan analisis mendalam mengenai alasan Timnas Indonesia tidak pernah tampil di Piala Dunia sejak 1945.
Mereka mengangkat fakta bahwa format Piala Dunia 2026 yang menampung 48 negara seharusnya membuat peluang tim besar semakin besar.
Namun kenyataannya, justru negara kecil seperti Tanjung Verde, Uzbekistan, dan Yordania yang berhasil membuat sejarah.
"Sepak bola adalah olahraga terpopuler di Indonesia, namun penampilan mereka di Piala Dunia hanya tercatat satu kali pada tahun 1938 saat masih dikenal sebagai Hindia Belanda," tulis The Athletic.
Media Amerika itu kemudian memaparkan akar masalah yang dianggap menjadi penghalang utama perkembangan Timnas Indonesia selama bertahun-tahun.
Menurut The Athletic, masalah tersebut mencakup pembinaan pemain yang tidak berkelanjutan, minimnya fasilitas modern, serta sistem pengembangan usia dini yang tidak berjalan efektif.
Baca selengkapnya: Pantas Timnas Indonesia Tak Pernah Tembus Piala Dunia Sejak Merdeka, Media Amerika Ungkap Akar Masalahnya
3. Media Vietnam: Banyak Pelatih Top Ogah ke Indonesia Bukan Karena Gaji, Tekanan Suporter Jadi Faktor Utama
Topik ketiga yang menjadi terpopuler berasal dari media Vietnam, vnexpress, yang mengungkap alasan mengapa banyak pelatih top dunia enggan mengejar posisi sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia.
vnexpress memulai laporan dengan pernyataan tegas bahwa, “Tim Indonesia kesulitan merekrut pelatih karena suporter.”
Mereka kemudian menjelaskan bahwa PSSI kini bergerak sangat hati-hati setelah berpisah dengan Patrick Kluivert karena dinamika suporter Indonesia dianggap ekstrem.
Dalam ulasan yang sama, vnexpress mengutip sumber resmi dari Indonesia dan menyampaikan, “(PSSI) berhati-hati dalam mencari pelatih baru untuk menggantikan Patrick Kluivert, karena ekstremisme para penggemar.”
Media tersebut turut menyebut pernyataan Erick Thohir yang mengatakan bahwa dunia sepak bola kini memperhatikan perilaku sebagian suporter Indonesia, khususnya selama Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Mulai dari ancaman daring, serangan cyber, hingga kasus diskriminasi yang menyeret nama pemain, wasit, hingga pelatih.
Baca selengkapnya: Banyak Pelatih Top Dunia Ogah Tangani Timnas Indonesia Kata Media Vietnam Bukan Karena Gaji, Tekanan dari Suporter Jadi Masalah Utama
(tsy/asl)