news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Timnas Indonesia U-17 Vs Zambia U-17.
Sumber :
  • Kitagaruda.id

Reaksi Warga ASEAN usai Timnas Indonesia U-17 Kalah dari Zambia di Piala Dunia U-17 2025, Beri Sindiran Menohok Buat Pasukan Nova Arianto

Warga ASEAN langsung bereaksi usai Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan 1-3 dari Zambia U-17 di laga pembuka Grup H Piala Dunia U-17 2025.
Rabu, 5 November 2025 - 02:10 WIB
Editor :
Tak Punya Harapan di Babak Kedua, Timnas Indonesia U-17 Kalah Telak dari Zambia
Sumber :
  • Instagram/@timnasindonesia

 

Peluang emas datang dari Mierza Firjatullah di menit ke-56. Ia berhasil lolos dari kawalan bek Zambia dan berhadapan langsung dengan kiper, tetapi tembakannya berhasil ditepis.

Drama terjadi di menit ke-61 ketika Indonesia sempat mendapatkan penalti usai Evandra Florasta dilanggar di kotak terlarang. Namun, setelah meninjau tayangan ulang, wasit membatalkan keputusan tersebut dan bahkan memberikan kartu kuning kepada Evandra karena dianggap melakukan diving.

Di sisa waktu pertandingan, Indonesia terus mencoba menekan. Nelson Chilemu sempat mengancam lewat sepakan keras di menit ke-79 yang masih melambung, sementara Indonesia mendapat peluang emas di menit ke-85 melalui aksi Evandra, namun tembakannya masih bisa diamankan kiper Zambia.

Menjelang akhir laga, Rafi Rasyiq nyaris memperkecil kedudukan setelah melewati dua pemain dan melepaskan tembakan keras. Sayangnya, bola hanya membentur tiang gawang.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-1 untuk kemenangan Zambia tak berubah. Timnas Indonesia U-17 pun harus mengakui keunggulan lawannya di laga perdana Piala Dunia U-17 2025.

Dengan hasil ini, Garuda Asia harus bekerja keras di laga selanjutnya jika ingin menjaga peluang lolos dari fase grup.

Kekalahan ini juga mendapat reaksi dari warga ASEAN. Mereka menilai permainan Timnas Indonesia U-17 sebenarnya sudah sangat bagus, tetapi kurang beruntung.

Namun, tak sedikit pula warganet yang justru menyindir kekalahan Timnas Indonesia U-17 tersebut.

“Indonesia bermain keras, namun jarak antara sepak bola Asia Tenggara dan wilayah lain di dunia masih terlalu jauh,” tulis akun Facebook Minh Thái asal Vietnam.

“Debut pertama tidak masalah, pengalaman berharga dan menambah jam terbang di kompetisi kelas tinggi. Selanjutnya berikan yang terbaik dan tidak memikirkan target apa pun,” tulis akun Facebook Mika Archive asal Indonesia.

“Piala Dunia U20 Vietnam 2017. U17 hanyalah permainan anak-anak. Seluruh dunia melihatnya sebagai pengalaman untuk anak-anak, tapi Indonesia melihatnya sebagai sumber kebanggaan,” tulis akun Facebook Le Xuan Son asal Vietnam.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral