- Kolase tvOnenews.com / Tangkapan layar Youtube R66 Sports / AFC
Coach Justin Blak‑blakan: Shin Tae‑yong Tidak akan Kembali ke Timnas Indonesia
tvOnenews.com - Shin Tae-yong dikabarkan masih ingin melatih Timnas Indonesia, meski sempat didepak PSSI. Tapi di tengah harapan publik, Coach Justin justru membuat pernyataan mengejutkan.
Pandit senior yang dikenal kritiknya yang pedas itu punya pendapat yang beda 180 derajat, apa pernyataannya? simak di bawah ini.
Nama Shin Tae-yong kembali jadi perbincangan hangat setelah Timnas Indonesia U-23 harus menghentikan harapannya untuk berpartisipasi di Piala Asia U-23 2026 di Arab Saudi.
Tim Garuda Muda yang dipimpin oleh Gerald Vanenburg harus menghadapi kenyataan pahit setelah mengalami kekalahan melawan Korea Selatan dengan skor 0-1.
Kegagalan Gerald Vanenburg untuk mengulangi pencapaian Shin Tae-yong yang berhasil mencetak sejarah di Piala Asia U-23 2024 menjadi perhatian utama.
Meskipun dilatih oleh pelatih Belanda yang berpengalaman, level skuad Garuda Muda saat ini dianggap menurun.
Hal ini bisa dimaklumi, sebab di bawah bimbingan Shin Tae-yong, tiga timnas Indonesia dari berbagai kategori usia lolos ke Piala Asia.
- PSSI
Dengan melihat ke belakang, perjalanan Skuad Garuda Muda di bawah arahan Shin Tae-yong terhenti di semifinal Piala Asia U-23 2024 setelah dikalahkan oleh Uzbekistan 2-0.
Skuad Garuda Muda menjalani tiga pertandingan di fase grup A, Indonesia vs Qatar dengan skor 0-2, Indonesia vs Australia 1-0, dan menggulung Yordania dengan hasil 4-1.
Di babak perempat final, mereka berhasil menyingkirkan Korea Selatan melalui adu penalti dengan skor 11-10.
Sungguh disayangkan, tim debutan yang dilatih oleh Shin Tae-yong harus menelan kekalahan dari timnas Uzbekistan U-23 di semifinal Piala Asia U-23 dengan skor 2-0.
Siapa yang menyangka, pencapaian ini menjadi yang terbaik bagi Timnas Indonesia hingga saat ini.
Sementara itu, timnas senior juga menarik perhatian di bawah kepemimpinan Patrick Kluivert, karena pada pertandingan FIFA Matchday, Jay Idzes tidak dapat meraih kemenangan atas Lebanon.
Meskipun telah mendominasi jalannya pertandingan, hal ini menjadi tanggung jawab yang harus diselesaikan oleh Patrick Kluivert menjelang pertandingan putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Setelah seluruh pertandingan Timnas Indonesia selesai di bulan September, terutama setelah Garuda Muda gagal lolos ke Piala Asia U-23 2026.
Shin Tae-yong kembali menjadi sorotan usai namanya diteriakkan dan menggema di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo. Saat Timnas Indonesia U-23 harus menerima pil pahit tidak berhasil melanjutkan perjuangan ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Tak hanya di lapangan saja, sorakan dari penggemar garuda sampai menggema di media sosial.
Beberapa penggemar menginginkan agar Shin Tae-yong kembali menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia.
"Kalau dilihat dari video ini semua akrab, kok bisa dibilang masalah ruang ganti," ujar netizen.
"Kira-kira kalau kita demo menuntut STY kembali bisa gak?" komen netizen.
"Era STY latihannya aja selalu ditunggu-tunggu," ungkapnya.
"Apakah bisa dikembalikan seperti ini lagi," komen netizen.
Harapan para fans semakin tinggi, setelah Shin Tae-yong sebelumnya menyatakan kesediaannya untuk kembali melatih Timnas Indonesia.
"Saya enggak menutup kemungkinan, soalnya penggemar sepak bola Indonesia sudah kasih banyak hal ke saya. Jadi, saya mungkin kembali kalau ada kesempatan," ungkapnya dilansir dari kanal Youtube JekPot.
Shin Tae-yong Mustahil Kembali Ke Timnas Indonesia?
Di sisi lain, analis senior Coach Justin dengan tegas menyatakan bahwa Shin Tae-yong tidak akan kembali melatih Timnas Indonesia.
"Forget it, STY nggak akan balik, i guarantee you, dan dia udah Ulsan kan, tiga match dua kali kalah but it's okay," jelas Coach Justin.
Coach Justin berpendapat bahwa selagi Erick Thohir menjabat sebagai Ketua Umum PSSI, tidak akan ada kemungkinan bagi Shin Tae-yong untuk kembali sebagai pelatih Timnas Indonesia.
{{imageId:323097}}
"Gua bilang tidak akan balik, selama ada Erick Thohir, nggak akan balik. Iya dong, nggak make sense juga balikin, dia (Erick Thohir) yang mulai dengan proyek ini," ujarnya.
"Direncanakan, yang terakhir bergabung adalah Direktur Teknik, dari Belanda juga, sampai Simon Tahamata datang, saya tidak menyangka," tambahnya.
Pandit senior menyatakan bahwa semua keputusan ini sudah dipertimbangkan secara mendalam untuk jangka panjang Timnas Indonesia, termasuk mendatangkan tidak hanya pemain keturunan Belanda, tetapi juga jajara staf pelatih dari Belanda.
"Dipikirin, prosesnya itu benar-benar trayeknya, yang pelatih lokal itu kan cuma U-17, Coach Nova Arianto, lainnya tim U-22 Belanda semua," pungkasnya.
"Nah artinya, benar-benar dia investasi sekarang, biar ke depannya dilanjutkan. Baru berapa tahun kita menikmati hasilnya," tutupnya. (ind)