- Kolase tvOnenews.com / VIVA / Instagram @jhonny29983
Nasib Jhonny van Beukering: Eks Naturalisasi Timnas Indonesia, dari Kasus Kriminal hingga Juara di Belanda
Piala AFF 2012 menjadi turnamen pertama sekaligus terakhir yang diikuti Jhonny Van Beukering sebagai bagian dari timnas Indonesia, di mana ia hanya mampu bermain dua kali.
Setelah mengalami kegagalan setelah dinaturalisasi, Jhonny Van Beukering memutuskan untuk kembali ke Belanda. Namun, situasinya semakin memburuk.
- Kolase tvOnenews
Ia juga sempat dituduh menanam sebanyak 600 bibit ganja di rumahnya meskipun ia membantah tuduhan tersebut dengan tegas.
Memilih untuk pensiun di usia 28 tahun, kehidupan Jhonny Van Beukering menjadi semakin menantang. Ia pernah bekerja sebagai petugas keamanan di klub malam hingga menjual rumahnya.
“Saya pergi dari surga ke neraka. Orang-orang tidak tahu seberapa terpuruk saya. Saya telah kehilangan segalanya. Kami harus tinggal bersama keluarga dengan uang 50 euro per minggu,“ kata van Beukering dilansir dari Voetbalzone.
Kabar Terbaru tentang Jhonny Van Beukering
Jhonny Van Beukering akhirnya berusaha untuk meninggalkan aktivitas gelapnya. Ia mulai mendapat kepercayaan sebagai asisten pelatih dari saudaranya, Dennis Van Beukering.
Ia mulai menjajaki sejumlah klub amatir di Liga Belanda. Dari pengalaman ini, ia mendapatkan pelajaran dan akhirnya dipromosikan menjadi pelatih tim utama.
- Instagram @jhonny29983
Baru-baru ini, Jhonny Van Beukering berhasil membawa timnya, SC Veluwezoom, menjadi juara Divisi Lima Liga Belanda U-19 untuk musim 2024/2025. Ia membagikan kabar tersebut di akun media sosial Instagram-nya.
Di samping itu, ia juga membuka kelas bagi anak-anak di Belanda yang ingin belajar sepak bola yang dinamakan 'Jhonny Van Beukering Spitsentrainer'.
Menurut informasi dari situs web yang ia buat, akademi yang didirikan oleh Jhonny Van Beukering ini berfokus pada pengembangan keterampilan anak-anak yang bercita-cita menjadi seorang striker. (han/ind)