- X - Timnas Indonesia & ANTARA
Mumpung di TC Timnas Indonesia, Mees Hilgers Bisa Laksanakan Saran Mahal Pengamat Belanda Ini dengan Jay Idzes
tvOnenews.som - Pengamat Belanda kembali memberikan perhatian kepada Mees Hilgers yang akan membela Timnas Indonesia dalam laga penting melawan China dan Jepang.
Pemain yang saat ini memperkuat FC Twente tersebut terus menjadi sorotan, terutama karena performanya dianggap menurun.
Nama Mees Hilgers semakin ramai diperbincangkan menjelang laga krusial Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Mees Hilgers terlihat di sesi TC Timnas Indonesia di Bali. (Sumber: Instagram/Mees Hilgers)
Hilgers, bek tengah berusia 24 tahun keturunan Manado, memang sedang mengalami masa yang kurang menyenangkan bersama FC Twente.
Salah satu pengamat sepak bola Belanda, Marciano Vink, turut menyampaikan kritik sekaligus saran konstruktif untuk Hilgers.
Dalam wawancara bersama ESPN, Vink mengatakan bahwa Hilgers harus mampu berkembang lebih jauh dan mengambil alih peran kepemimpinan di lini belakang.
“Di tahun-tahun sebelumnya, itu mungkin karena Robin Propper yang berpengalaman, saya pikir dia lebih baik. Dia [Hilgers] jadi jarang terlihat, sebagian karena cedera,” ujar Vink.
Menurutnya, absennya Propper sejak musim panas lalu seharusnya menjadi peluang bagi Hilgers untuk tampil lebih menonjol.
Sayangnya, Hilgers justru kerap tidak stabil dan kurang dominan di jantung pertahanan.
“Saya pikir dia perlu mengambil langkah lebih lanjut dalam perkembangannya. Tidak begitu besar di puncak, namun itu juga memungkinkan untuk Twente. Dia perlu mengambil alih peran sebagai pemimpin,” tambah Vink.
Masalah rotasi lini belakang di FC Twente juga disinggung sebagai salah satu kendala yang menghambat perkembangan pemain Timnas Indonesia ini.
“Itu masalah Twente, bahwa mereka sering merotasi di pos bek tengah. Itu tidak pernah stabil. Dia memerlukan musim yang stabil,” tegas Vink lagi.
Di sisi lain, Mees Hilgers disebut bisa belajar dari rekan setimnya di Timnas Indonesia, Jay Idzes.
Jay Idzes kini dikenal sebagai sosok pemimpin yang kuat, baik di timnas maupun klubnya, Venezia.
Ia tak hanya menjadi bek andalan, tetapi juga dipercaya mengenakan ban kapten yang merupakan sebuah pengakuan atas kapasitas kepemimpinan dan kualitasnya di atas lapangan.
Kondisi Hilgers sempat diragukan usai mengalami cedera paha saat membela Timnas Indonesia melawan Australia di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Cedera itu membuatnya harus kembali ke Belanda dan absen dalam pertandingan kontra Bahrain.
Namun, kabar baik datang ketika ia dipastikan pulih dan kembali bergabung dengan Training Camp (TC) Timnas Indonesia di Bali United Training Centre (BUTC) pada Rabu, 28 Mei 2025.
Melalui akun resmi X milik Timnas Indonesia, kepastian kehadiran Hilgers dikonfirmasi, lengkap dengan momen ketika ia menyapa rekan-rekan setimnya.
Hal ini menumbuhkan harapan bahwa Hilgers akan siap tempur melawan China dan Jepang dalam laga hidup-mati untuk memastikan langkah Timnas Indonesia ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Namun, tantangan Hilgers tak berhenti di lapangan hijau. Masa depannya di FC Twente juga masih menjadi tanda tanya besar.
Meski kontraknya masih berlaku hingga 30 Juni 2027, Hilgers belum menunjukkan performa maksimal. Ia harus mengakhiri musim ini dengan luka, setelah gagal membawa Twente tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Kekalahan menyakitkan dari AZ Alkmaar dengan skor 2-3 di final playoff UEFA Conference League pada 25 Mei 2025 membuat peluang bermain di Eropa pupus.
Usai laga tersebut, media Belanda sempat menanyakan masa depannya, dan rumor soal kemungkinan pindah pun mencuat. Namun, belum ada pernyataan resmi dari pihak Hilgers maupun FC Twente.
Yang pasti, kritik dan saran dari Marciano Vink bisa menjadi cambuk penting bagi Mees Hilgers.
(rda/anf)