- Kolase tvOnenews.com / PSSI
Eks Kapten Persib Bandung Berharap Pemain Timnas Indonesia Ini Cedera agar Dapat Tempat Skuad Garuda: Saya Berdoa ..
tvOnenews.com - Legenda Timnas Indonesia dan Persib Bandung mengungkapkan momen persaingan ketat di antara para pemain ketika hendak mengisi satu posisi.
Persaingan di skuad Timnas Indonesia cukup ketat, dalam hal ini contohnya meski beberapa pemain Liga 1 bermain baik, tapi nyatanya belum tentu bisa dipanggil membela Timnas Indonesia.
Hal ini karena para pemain keturunan yang memperkuat Timnas Indonesia ini cukup solid hingga mereka sulit digantikan.
- Instagram @kevindiks2
Sebut saja Asnawi Mangkualam, pemain andalan Shin Tae-yong itu mulai tersisihkan dari skuad Timnas Indonesia, meski bermain baik di Liga Thailand.
Saat ini, Asnawi Mangkualam kembali mendapatkan panggilan untuk melakoni TC di Bali, dirinya harus bersaing dengan Sandy Walsh, Shayne Pattynama hingga Kevin Diks.
Timnas Indonesia akan menggelar TC di Bali United Training Center mulai 26 Mei 2025 sebagai langkah persiapan menghadapi China dan Jepang pada Juni 2025 mendatang.
Skuad asuhan Patrick Kluivert bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 5 Juni 2025.
Lima hari berselang, skuad Garuda bakal melakoni pertandingan yang sangat berat dengan bertandang ke markas Jepang di Suita City Football Stadium.
Pertandingan sebelumnya, Indonesia berhasil mengalahkan Bahrain dengan skor akhir 1-0 lewat gol yang dicetak Ole Romeny membantu tim asuhan Patrick Kluivert memperoleh 9 poin dan mempertahankan posisi keempat.
Kini tim Garuda hanya berjarak 4 poin dengan Australia yang berada di peringkat kedua.
Legenda Persib Bandung Berharap Pemain Timnas Indonesia Cedera Demi Mendapat Posisi
Sementara itu, Firman Utina, legenda Timnas Indonesia mengungkapkan ketatnya persaingan di skuad Garuda di jamannya.
Dirinya pun melangkah bisa masuk ke skuad utama Timnas Indonesia tak mudah, karena harus merasakan duduk di bangku pemain juga.
Hal ini karena di jamannya terdapat beberapa pemain hebat dan potensial, sehingga cukup sulit untuk masuk skuad utama.
"Saya di Timnas PPD (Pra Piala Dunia) tahun 2002, saya cadangan dengan Uston Nawawi dan Yaris Riyadi, saya bahkan cadangan keempat, karena cadangan ketiga itu dari mereka berdua ini, ada Eduard Ivakdalam," ungkap Firman Utina saat jadi narasumber di podcast milik Greg Nwokolo.
"Eduard Ivakdalam, kapten Persipura Jayapura, gila," respons Greg takjub.
Firman Utina mengatakan bahwa dirinya menjadi pilihan keempat dari daftar cadangan untuk posisi gelandang.
"Saya orang keempat, bagaimana saya bisa kesini? (pemain inti). Saya hanya bisa berdoa agar waktu memutar itu, waktu yang akan memutar itu," ujarnya.
- Instagram/firmanutina1515
"Sambil waktu memutar itu, mudah-mudahan mereka cedera supaya saya bisa main karena saya butuh dilihat juga, saya sampai berdoa seperti itu karena saya ingin dilihat," ungkapnya bercerita kepada Greg Nwokolo.
Bukan tanpa alasan, Firman Utina mengakui bahwa sosok-sosok yang bersaing dengannya merupakan pemain yang berkualitas.
"Saya nggak akan bisa sampai ke situ kalau tidak punya role model seperti mereka. Saya juga nggak bisa bertahan lama bermain sepak bola jika tidak punya role model seperti mereka," ungkapnya.
"Saya lihat mereka lari, tidak ada yang (berada) di belakang, saya lari mau ke depan gini, mereka juga lari ke depan," pungkasnya.
Legenda yang membawa Persib Bandung juara Indonesia Super League tahun 2014 itu mengungkap betapa bagus fisik seniornya bernama Yaris Riyadi.
"Kamu tahu Yaris Riyadi? VO2 Max nya hampir 67 waktu itu, Uston Nawawi dan Yaris Riyadi, dia umur sudah, karena kebutuhan tim untuk gelandang, harus banyak bergerak, mobilitas tinggi, jadi saya termotivasi dengan itu," pungkasnya. (ind)