- Kolase tvOnenews.com / tvOnenews - Taufik Hidayat
Patrick Kluivert Pusing, Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Absen Lawan China dan Jepang Bisa Bertambah karena Ini
tvOnenews.com - Patrick Kluivert pusing karena daftar pemain Timnas Indonesia yang absen lawan China dan Jepang bisa bertambah akibat badai cedera dan akumulasi kartu.
Timnas Indonesia akan menghadapi dua pertandingan krusial dalam lanjutan Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Anak asuh Patrick Kluivert bakal berhadapan dengan Timnas China dan Jepang yang berpotensi menentukan nasib Garuda di babak selanjutnya.
Patrick Kluivert Bersama Timnas Indonesia. (Sumber: Instagram)
Tim Merah Putih lebih dulu akan menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, sebelum melawat ke markas Jepang di Suita City Football Stadium, Suita, lima hari kemudian.
Namun, masalah besar sudah menghadang di depan mata Kluivert. Pasalnya, daftar pemain yang absen semakin panjang, membuat pelatih asal Belanda itu harus memutar otak.
Dua pemain dipastikan absen pada laga melawan China karena akumulasi kartu kuning, yaitu kiper andalan Maarten Paes dan gelandang muda Marselino Ferdinan.
Namun masalah tidak berhenti di situ. Timnas Indonesia juga terancam tidak bisa diperkuat oleh dua pemain naturalisasi lainnya, Kevin Diks dan Dean James.
Kondisi Diks cukup mengkhawatirkan. Bek berusia 28 tahun itu mengalami cedera saat memperkuat FC Copenhagen pada 13 April 2025 dan divonis harus menepi hingga akhir musim.
Di sisi lain, Dean James mengalami cedera hamstring saat membela Go Ahead Eagles pada awal April lalu, dan belum menunjukkan tanda-tanda pulih total.
Pemain Timnas Indonesia. (Sumber: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak)
Kabar ini tentu menjadi pukulan bagi Patrick Kluivert yang berambisi membawa Indonesia melangkah lebih jauh di kualifikasi.
Kehilangan empat pemain inti dalam dua laga penentuan tentu bukan hal yang mudah diatasi, apalagi lawan yang dihadapi memiliki level permainan di atas rata-rata Asia Tenggara.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan sinyal bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah antisipasi.
Jika Diks dan James tak kunjung pulih, Timnas Indonesia akan segera menyiapkan pengganti.
"Saya tidak tahu. Yang namanya risiko cedera pasti terjadi di seluruh pemain. Sejak dahulu saya bilang kenapa kita perlu penebalan tim senior 2x11. Bahkan 3x11," tutur Erick Thohir usai peresmian FIFA Arena Indonesia di Tangerang Selatan, Selasa (6/5/2025).
"Karena ini memang talent pool kami harus tebal. Risiko cedera itu bisa terjadi. Belum lagi ketika ada penumpukan turnamen. Timnas Indonesia dan U-23 bertanding di bulan yang sama misalnya," imbuhnya.
Pemain Timnas Indonesia. (Sumber: PSSI)
Pernyataan Erick menggarisbawahi pentingnya memiliki kedalaman skuad yang memadai agar Timnas tak kesulitan ketika badai cedera datang.
Apalagi saat ini, sebagian besar pemain senior juga berpotensi tampil di Timnas U-23, yang tentu menipiskan opsi bagi pelatih.
"Itu juga yang kita ketahui pemain Timnas Indonesia banyak juga yang masih bisa bermain di U-23, tambah tipis lagi. Jadi, kita harus siap dengan segala risiko," jelas Erick.
"Memang, dengan cederanya Diks ataupun James yang layak masuk starting eleven Timnas Indonesia, memang perlu menjadi pertimbangan untuk pemain pengganti," tegas Menteri BUMN itu.
Saat ini, Timnas Indonesia menempati peringkat keempat klasemen sementara Grup C dengan sembilan poin dari delapan laga.
Meski tidak memuncaki klasemen, posisi ketiga dan keempat tetap menjamin kelolosan ke putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026.
Pemain Timnas Indonesia. (Sumber: tvOnenews.com/Taufik Hidayat)
Kini, publik menanti strategi jitu dari Patrick Kluivert dan langkah cepat dari PSSI untuk menjaga kans Indonesia melangkah ke babak berikutnya.
Karena satu hal yang pasti, Garuda harus tampil penuh tenaga tanpa celah ketika menghadapi dua raksasa Asia dalam laga hidup dan mati nanti.
(anf)