news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Pelatih Malaysia Akhirnya Akui 'Level' Timnas Indonesia dan Sebut Harimau Malaya Tertidur Negara Tetangga Sedang Bergerak ke Pentas.....
Sumber :
  • Instagran Astroarenahd / Tim tvOnenews, Taufik Hidayat

Pelatih Malaysia Akhirnya Akui 'Level' Timnas Indonesia dan Sebut Harimau Malaya Tertidur: Negara Tetangga Sedang Bergerak ke Pentas....

Pelatih Timnas Malaysia akhirnya jujur, akui level Timnas Indonesia dan sebut kalau Harimau Malaya sudah lama tidur. Malaysia justru gagal lolos dan hanya bersaing
Sabtu, 3 Mei 2025 - 23:38 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Pelatih Timnas Malaysia akhirnya jujur, akui level Timnas Indonesia dan sebut kalau Harimau Malaya sudah lama tidur. 

Nasib kontras terjadi antara dua negara Asia Tenggara: Indonesia dan Malaysia. 

Di saat Timnas Indonesia mencetak sejarah dengan melaju ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Malaysia justru harus menerima kenyataan pahit gagal lolos dan hanya bersaing di level kedua Asia, yakni Kualifikasi Piala Asia 2027.

Pelatih Timnas Malaysia, Peter Cklamovski, mengakui bahwa sepak bola di negaranya mengalami stagnasi dan tertinggal jauh dari negara tetangga seperti Indonesia. 

“Menurut pandangan saya, sepak bola Malaysia mungkin sudah lama tidur,” ujar Cklamovski, dikutip dari Astro Arena. 

Peter menambahkan, “Sedangkan negara tetangga (termasuk Indonesia) sedang bergerak ke pentas atas seperti yang Anda sebutkan tadi.”

Cklamovski ditunjuk sebagai pelatih kepala Malaysia menggantikan Kim Pan-gon yang mundur, setelah sebelumnya Pau Marti menjadi pelatih sementara. 

Pelatih asal Australia ini dikenal sebagai mantan asisten Ange Postecoglou, juru taktik top Australia yang kini menukangi klub Premier League, Tottenham Hotspur. 

Bersama Cklamovski, Harimau Malaya kini menempati peringkat ke-131 dalam ranking FIFA—kalah dari sesama negara Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, bahkan Indonesia yang semakin menanjak.

Malaysia saat ini hanya bertarung di Kualifikasi Piala Asia 2027. Mereka tergabung di Grup F bersama Yaman, Vietnam, dan Bhutan, namun hanya mampu bertengger di posisi kedua di bawah Vietnam. 

Pasca pertandingan Timnas Indonesia Vs Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Untuk bisa lolos ke Piala Asia 2027 di Arab Saudi, mereka wajib menjadi juara grup. 

“Saya rasa kita sebagai sebuah negara perlu buka mata, bersatu, dan mengambil langkah yang benar. Ini karena sepak bola negara ini bisa menjadi sesuatu yang istimewa,” ujar Cklamovski lagi. 

Ia juga menekankan perlunya pembenahan sistematis, “Memang banyak yang perlu diperbaiki, tapi ada langkah awal yang bisa diambil, mungkin awal musim depan.” Sementara itu, Indonesia terus memecahkan rekor. 

Di bawah asuhan Patrick Kluivert, Timnas Garuda kini berada di posisi keempat Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang membuat mereka otomatis lolos ke putaran keempat. 

Pencapaian ini menjadi titik balik sejarah sepak bola nasional, mengingat sebelumnya Indonesia tak pernah melaju sejauh ini dalam babak kualifikasi.

Transformasi Timnas Indonesia tidak terjadi dalam semalam. Dukungan PSSI, pembinaan usia dini, serta kehadiran pelatih-pelatih berkualitas turut memacu perkembangan signifikan. 

Tak hanya itu, banyaknya pemain naturalisasi serta atlet muda potensial turut memperkuat fondasi tim. Dibandingkan dengan Malaysia, progres Timnas Indonesia jauh lebih terarah dan konsisten. 

Hal ini juga dibuktikan dari peringkat FIFA terbaru, di mana Indonesia kini menyalip Malaysia secara meyakinkan.

Meski begitu, hubungan Indonesia-Malaysia di lapangan hijau tetap berjalan harmonis. 

Kabar terbaru menyebut bahwa Timnas Malaysia mendapat undangan dari PSSI untuk mengikuti turnamen internasional yang rencananya digelar pada September 2025. 

Sekaligus memanfaatkan jeda internasional usai putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia. 

Turnamen ini dapat menjadi kesempatan bagi Malaysia untuk mengukur sejauh mana perkembangan mereka dan menjajaki kembali level kompetitif di Asia Tenggara.

Di tengah tantangan yang dihadapi, Peter Cklamovski tetap menunjukkan optimisme. Ia berharap sepak bola Malaysia bisa bangkit dan kembali bersaing dengan negara-negara tetangga. 

Namun hingga saat ini, panggung utama masih milik Indonesia, yang sedang menulis lembaran baru dalam sejarah sepak bola Asia Tenggara. (udn)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral