Emil Audero Bicara Jujur Alasannya Tertarik Bela Timnas Indonesia, Singgung Nama Jay Idzes: Itu Faktor…
tvOnenews.com - Nama Emil Audero belakangan ini menjadi sorotan pecinta sepak bola Indonesia.
Kiper yang sebelumnya memperkuat Inter Milan dan kini menjadi bagian dari skuad Palermo itu resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) pada 10 Maret 2025.
Prosesi naturalisasi dilakukan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Roma, Italia.
Keputusan Emil bergabung dengan Timnas Indonesia disambut antusias oleh publik, mengingat posisinya sebagai penjaga gawang berkelas Eropa.
Namun di balik keputusannya tersebut, Emil ternyata memiliki alasan yang cukup personal, dan salah satunya melibatkan nama Jay Idzes.
Dalam sebuah wawancara yang diunggah melalui kanal YouTube GOAL Indonesia, Emil bicara blak-blakan mengenai proses dan faktor yang mempengaruhinya hingga akhirnya memutuskan membela Merah Putih.
Ia menyebut Jay Idzes sebagai sosok yang sangat membantunya memahami situasi dan dinamika sepak bola Indonesia.
“Ya, saya bertemu dengannya tahun ini saat kami bermain melawan Venezia dan saya berkesempatan untuk berbincang-bincang dengannya. Ia sangat baik dan sangat membantu,” ujar Emil.
Tak hanya sekali, interaksi antara Emil dan Jay rupanya berlanjut setelah pertemuan tersebut.
Emil mengaku, komunikasi dengan Jay Idzes sangat intens dan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam menentukan langkah selanjutnya dalam karier sepak bolanya.
“Dia menjelaskan semuanya kepada saya dengan cukup cepat, kemudian saya berbicara dengannya melalui telepon beberapa bulan kemudian dan dia sangat membantu,” lanjut Emil.
“Jadi itu adalah faktor lain yang membantu saya membuat keputusan,” tambahnya.
Selain faktor hubungan personal, Emil Auderojuga menaruh harapan besar terhadap peluang Timnas Indonesia dalam babak kualifikasi Piala Dunia.
Meski menyadari bahwa persaingan di Grup C cukup berat, namun ia tetap optimis akan kemungkinan Indonesia lolos ke babak berikutnya.
“Saya rasa ada peluang bagus untuk mencapai target, jelas itu yang saya harapkan. Singkatnya kami kehilangan poin, tapi masih ada pertandingan lagi. Menurut saya ada peluang yang bagus dan saya juga merasa optimis serta percaya diri,” kata Emil.
Lebih lanjut, Emil menyebut bahwa Jay Idzes juga memiliki pandangan serupa tentang potensi yang dimiliki skuad Garuda.
Keduanya tampaknya sudah memiliki komunikasi yang erat sebagai sesama pemain diaspora yang kini membela Timnas Indonesia.
“Saya berbicara dengan Jay Idzes dan dia juga sangat yakin dengan potensi kami. Ini bukan grup yang mudah karena Jepang adalah tim yang sangat kuat dan tim-tim lainnya juga cukup terorganisir,” ucap Emil.
“Namun kami harus tampil dengan baik, kami percaya diri dan kami benar-benar ingin melangkah lebih jauh,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut memberikan pernyataan soal bergabungnya Emil Audero ke Timnas.
Ia menekankan bahwa keputusan para pemain naturalisasi, termasuk Emil, bukan didasarkan pada pertimbangan komersial.
Melainkan kepercayaan terhadap program pengembangan Timnas Indonesia yang serius.
“Dinamika masing-masing pemain tentu punya pilihan. Kita tahu waktu itu kan Emil ingin berusaha menjadi salah satu kiper utama Inter Milan. Juventus tentu ada pertimbangan lain,” kata Erick.
“Yang penting kami dari PSSI tidak mau ada kesan bahwa para pemain ini bergabung karena ada komersialisasi,” tegasnya.
“Saya mau mereka bergabung karena percaya program kita serius, mereka bergabung dengan hati mereka,” pungkas Erick.
Langkah Emil Audero untuk membela Timnas Indonesia bukan hanya menjadi tambahan kekuatan di sektor penjaga gawang, tetapi juga simbol dari transformasi Timnas yang kini makin diperkuat oleh talenta diaspora berpengalaman di kompetisi elite Eropa. (adk)