news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Kisah Jatuh Bangun Shin Tae-yong dalam Memimpin Korea Selatan di Piala Dunia 2018, Ini Hal Krusial yang Dipelajari buat Bekal Timnas Indonesia, Apa Itu?.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / KFA / Julio Trisaputra tvOnenews

Kisah Jatuh Bangun Shin Tae-yong Memimpin Korea Selatan di Piala Dunia 2018, Ini Hal Krusial yang Dipelajari buat Bekal Timnas Indonesia, Apa Itu?

Shin Tae-yong hadir sebagai penyelamat menjadi pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018, berikut ini hal-hal yang dipelajari bekal timnas Indonesia.
Senin, 8 Juli 2024 - 10:38 WIB
Reporter:
Editor :

Namun, mantan pelatih Swiss itu belum dianggap gagal dalam membawa timnas Korea Selatan bermain baik, terutama pasca kekalahan dari Qatar dengan skor 3-2 dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Asia

Juru taktik asal Jerman itu resmi dipecat sebagai pelatih Korea Selatan, dan Shin Tae-yong hadir sebagai penggantinya untuk memimpin Korea Selatan menatap Piala Dunia 2018.

Saat itu, tak banyak waktu yang dimiliki oleh Korea Selatan dalam masa persiapan Piala Dunia 2018, dan juga tekanan publik di kursi pelatih.

Shin Tae-yong pun menerima tawaran untuk menjadi pelatih kepala tim nasional Korea Selatan untuk Piala Dunia 2018.


Shin Tae-yong dan Ahn Jung-hwan, legenda timnas Korea Selatan.

Dalam kesempatan bincang tersebut, Shin Tae-yong menanggapi soal timnas Korea Selatan yang saat itu dilatih oleh Jurgen Klinsmann.
 
"Setelah saya dengar sekarang, saya pikir Klinsmann terlalu memberikan kebebasan dan terlalu nyaman bagi para pemainnya," ucap Shin Tae-yong dilansir dari tayang JTBC Entertainment.

"Namun, sebenarnya, para atlet ini semua pernah berolahraga, tetapi mereka harus memiliki kebebasan dalam disiplin. Saya pikir kebebasan adalah menjadi racun bagi para pemain," tegasnya.

Pernyataan Shin Tae-yong di atas itu menjadi bekal untuk timnas Indonesia, di mana pelatih berusia 53 tahun itu sangat disiplin dan keras kepada para pemainnya.

Dia tak ragu mencoret para pemain yang dianggap tidak mampu mengikuti standarnya, seperti tidak datang saat dipanggil untuk membela timnas Indonesia. 

Lebih lanjut, menurutnya, apa yang dilakukan oleh Klinsmann itu tak benar dalam memberikan keleluasaan kepada pemain Korea Selatan.  

"Atlet Korea akan bersatu dan saya tidak terlalu khawatir jika mereka saling menghormati dan peduli satu sama lain," terangnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa saat menangani Kesatria Taeguk di Piala Dunia 2018 memiliki kepercayaan diri untuk bermain baik.

Puncak Shin Tae-yong membawa Korea Selatan menang 2-0 atas Jerman di Piala Dunia 2018, tetapi Korea gagal melangkah ke babak fase gugur setelah hasil sekali menang dan dua kali kalah.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral