Jauh sebelum sukses menangani timnas Indonesia, Terdapat kisah kelam dan pahit dari Shin Tae-yong saat menangani timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018.
Shin Tae-yong hadir sebagai penyelamat menjadi pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018, berikut ini hal-hal yang dipelajari bekal timnas Indonesia.
Media Korea Selatan masih memberitakan soal kekalahan menyakitkan negaranya dari Timnas Indonesia U-23 di bawah asuhan Shin Tae-yong, gagal lolos Olimpiade.
Berbagai komentar orang Korea melihat Timnas Indonesia U-23 melaju ke semifinal Piala Asia U-23 2024, tim Garuda Muda menumbangkan Korea Selatan U-23. (26/4).
Perjalanan karier Shin Tae-yong sebelum menangani Timnas Indonesia ternyata cukup berliku. Pelatih asal Korea Selatan itu pernah merasakan di titik yang paling
Prestasi Timnas Indonesia di bawah kepelatihan Shin Tae-yong tidak diragukan lagi. Bersama pelatih asal Korea Selatan itu skuad Garuda menjelma tim yang diwas-
Jauh hari sebelumnya, Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong pernah ingatkan jika Timnas mau kuat, harus membutuhkan liga yang kuat dan pembinaan usia dini.
Gelegar Qatar Piala Dunia menuju laga Final, agaknya tensi kedua tim mulai tinggi, jelang Final Piala Dunia 2022 Timnas Prancis vs Argentina, Dembele beri pesan
Hasil Piala Dunia 2022 Gelegar Qatar, Argentina hajar Kroasia, klaim tiket Final Lionel Messi pecahkan rekor seusai tampil membara di laga Semifinal, )14/12)
Dibawah arahan Zlatko Dalic, tim nasional Kroasia kembali membuat kejutan di Piala Dunia setelah mereka berhasil melaju ke Semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar.
Di tengah ketegangan antara Gerard Pique dan Xavi Hernandez, Ousmane Dembele justru memuji Xavi. Dembele menilai sang pelatih telah mengembalikan performanya.
Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman.
John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.