- AFC
Shin Tae-yong Ungkit Luka Lama sebelum Latih Timnas Indonesia, Kecewa dengan Timnas Korea Selatan Selalu Anggap Dirinya sebagai Pemadam Kebakaran
“Berbeda dengan klub, timnas tidak melakukan kontak rutin dengan para pemainnya sehingga membutuhkan banyak waktu untuk menerapkan filosofi pribadi dalam tim,” jelas Shin Tae-yong.
“Ketika saya masih menjadi pemain dan dulu, saya berpikir para pemain lebih penting daripada (pelatih), namun ternyata tidak demikian. Sebuah tim sangat membutuhkan kemampuan seorang pelatih,” tambahnya.
Penolakan pelatih Shin Tae Yong bergabung dengan timnas Korea bisa dimaklumi.
Ia dan tim Indonesia bersiap untuk berlaga di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026. Rencana dan tujuan sudah dibicarakan sebelumnya. Penandatanganan kontrak baru Shin Tae-yong sempat tertunda karena ia sedang mendapat perawatan medis di kampung halamannya.
Choi In-cheol yang mewakili Shini Tae-yong di acara drawing babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia menuturkan optimisme STY.
“Saya sudah menghubungi Shin Tae-yong. Tentu semua tim lawan akan sangat sulit, tapi dia cukup puas dengan hasil Grup C ini. Kami percaya diri,” kata Choi In-cheol dikutip dari laman AFC, Jumat (28/6/2024).
Putaran ketiga ini akan menjadi ajang pembuktian Shin Tae-yong kendati harus berhadapan dengan tim-tim langganan Piala Dunia.
"Hasil drawing lebih sulit dari yang kami perkirakan, saat ini kami hanya ingin fokus untuk mempertahankan momentum dan terus melangkah maju," kata Choi In-cheul.
“Perjalanan lima tahun yang luar biasa bersama Shin Tae-yong dan tim bermain baik di bawah kepemimpinannya," ujar Choi In-cheol.
Performa apik Timnas Indonesia belakangan ini menjadi modal bagus bagi Shin Tae-yong untuk menangani Skuad Garuda hingga tahun 2027 sebagaimana kontrak jangka panjang yang ditawarkan Erick Thohir.