- AFC
AFC Soroti Pernyataan Shin Tae Yong setelah Laga Menegangkan Lawan Irak U23 di Perebutan Juara Tiga dan Peluang Lolos ke Olimpiade Paris
tvOnenews.com - AFC menyoroti pernyataan Pelatih Timnas Indonesia U23 Shin Tae Yong yang berbicara tentang laga lawan Guinea U23 pasca kekalahan atas Irak U23.
Shin Tae Yong tahu bahwa dia harus berpacu dengan waktu untuk mempersiapkan para pemainnya yang kelelahan untuk pertandingan melawan Guinea Kamis depan.
Pertandingan itu menjadi kesempatan terakhir bagi Garuda Muda untuk lolos ke Olimpiade Paris 2024, setelah kalah 2-1 dari Irak U23 di perebutan juara ketiga di Piala Asia U23.
Pasukan Shin kalah di perpanjangan waktu meski sempat memimpin pertandingan melalui gol Ivar Jenner.
Namun Irak U23 berhasil menyamakan kedukan bahkan berbalik unggul setelah gol dari Zaid Tehseen dan Ali Jasim.
Hasil gemilang ini membuat Irak U23 menjadi wakil Asia ketiga yang dipastikan lolos ke Olimpiade Paris.
Namun timnas Indonesia U23 masih bisa lolos ke Olimpiade Paris jika mereka menang atas Guinea, dan Shin menyadari bahwa dibutuhkan upaya besar untuk membangkitkan semangat para pemainnya selama seminggu mendatang.
“Saya harus melakukannya dengan baik,” kata Shin Tae Yong tentang perlunya mengangkat mental dan fisik para pemainnya, dikutip dari AFC, Sabtu (4/5/2024).
“Para pemain sangat lelah dan kelelahan, mereka benar-benar kelelahan,” imbuhnya.
Selama sekitar dua atau tiga hari Shin Tae Yong memastikan timnya hanya akan fokus pada pemulihan.
“Saya bahkan tidak akan membiarkan pemain menyentuh bola. Setelah itu kami punya waktu tiga atau empat hari untuk latihan taktis dan menganalisis lawan kami,” jelasnya.
Shin Tae Yong berjanji akan berusaha sebaik mungkin memanfaatkan kesempatan terakhir untuk berangkat ke Olimpiade.
“Harapan saya adalah empat tim Asia akan berpartisipasi di Olimpiade,” ujarnya.
Pasukan Shin Tae Yong hampir menuju Olimpiade untuk pertama kalinya sejak 1956 ketika Ivar Jenner membawa Indonesia unggul melalui tendangan jarak jauh pada menit ke-19.
Namun sundulan Tahseen menyamakan skor dan ketika kedua tim tidak mampu mencetak gol kedua pada waktu normal, Jasim mencetak gol kedua.
Hasil itu membawa Irak lolos ke Olimpiade ketiga sejak 2004.