- AC Milan
Cetak Gol Beruntun di Serie A dan Coppa Italia, Bintang Pesakitan AC Milan Tiba-tiba Punya Masa Depan Cerah Bersama Tim Rival
Jakarta, tvOnenews.com – Karier pemain yang dipinjamkan AC Milan, Yunus Musah di Italia sempat berjalan tanpa sorotan besar, terutama karena ia jarang mendapat kesempatan bermain secara reguler. Namun dalam sepekan terakhir, gelandang asal Amerika Serikat itu mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan yang bisa mengubah arah masa depannya bersama Atalanta BC.
Sepanjang musim ini, Musah memang lebih sering menghuni bangku cadangan ketimbang menjadi pilihan utama. Situasi tersebut membuat banyak pengamat menilai masa peminjamannya dari AC Milan kemungkinan tidak akan berlanjut menjadi transfer permanen.
Ketika pertama kali datang ke Italia bersama Milan, Musah juga mengalami situasi yang tidak jauh berbeda. Ia kesulitan mendapatkan posisi tetap di dalam tim dan jarang dipercaya sebagai starter dalam pertandingan penting.
Meski demikian, perjalanan yang tidak mulus tersebut tidak sepenuhnya menutup peluangnya untuk berkembang. Usianya yang masih relatif muda membuat banyak pihak percaya bahwa ia masih memiliki waktu untuk membangun kembali kariernya.
Harapan itu sempat muncul ketika Atalanta memutuskan merekrutnya dengan status pinjaman pada awal musim. Klub asal Bergamo tersebut melihat potensi besar dalam diri Musah dan berharap ia bisa menemukan kembali ritme permainannya.
Namun realitas di lapangan tidak langsung berpihak kepadanya. Hingga memasuki fase akhir musim, Musah justru menjadi salah satu pemain yang paling jarang digunakan oleh pelatih.
Data menunjukkan bahwa ia baru mengoleksi sekitar 723 menit bermain sepanjang musim ini. Dari jumlah tersebut, Musah hanya tiga kali tampil sebagai starter dalam berbagai kompetisi.
Kendati kesempatan bermain sangat terbatas, sikap profesionalnya tidak pernah berubah. Musah tetap menunjukkan etos kerja tinggi setiap kali mendapat peluang untuk turun ke lapangan.
Kerja keras tersebut akhirnya mulai terbayar dalam beberapa hari terakhir. Pada pertandingan liga akhir pekan lalu, ia berhasil mencetak gol pertamanya setelah menunggu hampir empat tahun.
Momen itu seolah menjadi titik balik bagi kepercayaan dirinya. Tidak lama berselang, Musah kembali mencetak gol penting pada laga Coppa Italia saat menghadapi SS Lazio di tengah pekan.
Gol tersebut memberikan kontribusi penting bagi Atalanta yang sedang berambisi melangkah lebih jauh di kompetisi piala domestik tersebut. Penampilan Musah mulai membuat staf pelatih mempertimbangkan peran yang lebih besar baginya.
Menurut laporan Calciomercato.com, performa positif dalam dua pertandingan berturut-turut itu juga memunculkan kembali pembicaraan mengenai masa depannya. Atalanta diketahui mengeluarkan sekitar 4,5 juta euro untuk meminjam Musah dari Milan selama satu musim.
Pada awalnya, banyak pihak meyakini klausul pembelian permanen senilai 20 juta euro tidak akan diaktifkan. Minimnya menit bermain dianggap sebagai indikasi bahwa klub tidak akan mengambil langkah tersebut.
Namun situasinya kini mulai berubah setelah kontribusi Musah meningkat. Diskusi internal mengenai kemungkinan mempertahankannya secara permanen disebut mulai muncul di lingkungan klub.
Jika pembicaraan itu benar-benar berlanjut, Atalanta kemungkinan akan mencoba menegosiasikan harga yang lebih rendah dari nilai klausul yang telah disepakati. Hal ini juga membuka peluang bagi Milan untuk melepas pemain yang saat ini tidak masuk dalam rencana utama mereka.
Bagi Musah sendiri, perkembangan ini bisa menjadi kesempatan penting untuk membangun kembali kariernya di Italia. Jika mampu mempertahankan performa seperti dalam sepekan terakhir, bukan tidak mungkin ia akan berubah dari pemain pelapis menjadi bagian penting dalam skuad Atalanta musim depan.
(sub)