- REUTERS/Daniele Mascolo
Cari Solusi Pengganti Dumfries, Manuver Inter Milan Gaet Moussa Diaby Terganjal Tembok Tebal Al-Ittihad
Jakarta, tvOnenews.com - Upaya Inter Milan untuk mendatangkan Moussa Diaby dari Al-Ittihad menemui jalan terjal sejak langkah awal. Tawaran pembuka yang diajukan Nerazzurri dinilai belum cukup meyakinkan pemilik klub asal Arab Saudi tersebut.
Menurut laporan Sky Sport, pihak Al-Ittihad menilai proposal Inter masih terlalu rendah. Klub berjuluk The Tigers itu meminta adanya peningkatan nilai jika Inter benar-benar serius memboyong sang winger.
Al-Ittihad memiliki alasan kuat untuk bersikap tegas dalam negosiasi ini. Mereka mengeluarkan dana besar, sekitar 60 juta euro, saat merekrut Diaby dari Aston Villa kurang dari dua tahun lalu.
Dengan investasi sebesar itu, menjual Diaby dengan harga miring jelas bukan bagian dari rencana. Klub asal Jeddah tersebut ingin memastikan nilai asetnya tetap terjaga di pasar transfer.
Inter Milan sendiri tengah berada dalam tekanan untuk memperkuat sektor sayap. Kepergian atau potensi absennya Denzel Dumfries membuat Nerazzurri membutuhkan sosok yang mampu memberi dampak instan.
Diaby dinilai cocok dengan kebutuhan tersebut berkat kecepatan, pengalaman, dan kemampuannya bermain di level kompetitif. Ketertarikan Inter bahkan telah dikonfirmasi langsung oleh CEO klub, Beppe Marotta.
Sebagai langkah awal, Inter sudah mengajukan penawaran resmi kepada Al-Ittihad. Namun, skema yang diajukan masih berupa peminjaman dengan opsi pembelian di akhir masa kontrak.
Nerazzurri berharap formula tersebut bisa menjadi solusi realistis di tengah keterbatasan anggaran bursa transfer musim dingin. Opsi pembelian senilai sekitar 35 juta euro disiapkan sebagai bagian dari kesepakatan.
Sayangnya, pendekatan tersebut tidak mendapat respons positif dari pihak Al-Ittihad. Klub Saudi itu hanya membuka kemungkinan transfer jika dilakukan secara permanen sejak awal.
Perbedaan pandangan ini membuat peluang Inter semakin menipis. Dengan waktu bursa transfer yang terus berjalan, ruang untuk negosiasi juga semakin sempit.
Jika Inter tidak bersedia menaikkan penawaran dan mengubah skema transfer, kesepakatan diperkirakan sulit tercapai. Al-Ittihad tampak tak ingin berkompromi terkait masa depan salah satu aset berharganya.
Situasi ini menempatkan Inter dalam dilema klasik bursa transfer. Antara mengambil risiko finansial atau kembali harus mengubur rencana mendatangkan Moussa Diaby di menit-menit akhir jendela transfer.