- Instagram @jayidzes
Terima Kasih Torino, Timnas Indonesia Untung Besar jika Jay Idzes Resmi Gabung sang Rival Juventus Gara-Gara Ini
Direktur olahraga Davide Vagnati menyukainya, sebagaimana laporan dari jurnalis Giacomo Morandin, namun tentu keputusan ada di tangan Marco Baroni selaku pelatih.
Untungnya, ada kabar baik yang diungkap oleh jurnalis Alfredo Pedulla via media Itaia Cuora Toro sejak jauh-jauh hari.
Idzes adalah sosok yang terbiasa bermain dalam sistem permainan tiga bek tengah, baik di Timnas Indonesia maupun Venezia.
Baroni mengandalkan skema 4-2-3-1 di klub terdahulunya, Lazio, namun dia menggunakan sistem tiga bek tengah selama di Hellas Verona, klubnya sebelum Lazio.
Sang pelatih berusia 61 tahun terbiasa bermain dalam skema 3-4-2-1, 3-4-1-2, atau 3-5-2 pada tahun 2023 tersebut.
- Instagram/VeneziaFC
Bersama dengan rekrutan anyar, Ardian Ismajli, Idzes diharapkan untuk memainkan peranan penting di bawah asuhan Baroni.
“Kedua pemain [Idzes dan Ismajli] telah bermain dalam lini pertahanan dengan tiga bek, modul yang sama yang digunakan Baroni di Verona,” tulis Cuore Toro pada Juni lalu.
“Sebuah detail yang bisa menjadi penting secara strategis jika kedua transfer direalisasikan, menjamin keberlanjutan taktikal dan sosok yang sudah diuji dalam sistem permainan pelatih baru Granata,” tambahnya.
Hal ini tentunya bisa berdampak kepada Timnas Indonesia. Jika Jay Idzes bermain secara reguler dalam skema tiga bek tengah, maka itu tentunya akan berdampak kepada kematangannya.
Selain itu, sang pemain berusia 25 tahun juga akan menghadapi para pemain yang berlevel tinggi di Serie A, jadi peningkatan kualitasnya sangat mungkin terjadi. (rda)