- instagram manutd
Tak Pernah Menang 3 Tahun, MU vs Tottenham Jadi Ujian Nyata Nilai Michael Carrick
tvOnenews.com - Manchester United kembali dihadapkan pada lawan yang selama tiga tahun terakhir kerap menjadi batu sandungan.
Tottenham Hotspur akan bertandang ke Old Trafford pada lanjutan Premier League pekan ke-25, Sabtu (7/2/2026), dalam laga yang bukan sekadar soal tiga poin, melainkan juga tentang pembuktian konsistensi Michael Carrick sebagai manajer Setan Merah.
Sejak akhir 2022, MU belum sekali pun mencatat kemenangan atas Tottenham. Catatan ini menjadikan duel akhir pekan ini sebagai ujian serius bagi Carrick, yang sejauh ini memulai masa jabatannya dengan tren positif.
Konsistensi, bukan lagi sekadar efek kejut, kini menjadi tolok ukur utama penilaian terhadap kapasitas Carrick di kursi pelatih.
Rekor Buruk MU dan Luka Final Eropa
Jika menengok pertemuan terakhir di Tottenham Hotspur Stadium pada paruh pertama musim, drama langsung tersaji.
MU sempat unggul lewat sundulan Bryan Mbeumo di babak pertama, namun keunggulan itu sirna setelah Mathys Tel dan Richarlison mencetak gol di menit-menit akhir. Beruntung, sundulan Matthijs de Ligt di injury time memaksa laga berakhir imbang 2–2.
Secara keseluruhan sejak musim 2022/2023, Tottenham lebih dominan dalam head-to-head dengan catatan empat kemenangan, tiga hasil imbang, dan hanya sekali kalah dari MU.
Paling menyakitkan tentu kekalahan United di final Liga Europa UEFA musim lalu, ketika gol tunggal Brennan Johnson memastikan trofi jatuh ke tangan The Lilywhites.
Rekam jejak inilah yang membuat laga di Old Trafford kali ini terasa lebih berat. Bagi Carrick, memutus tren negatif melawan Tottenham akan menjadi pernyataan penting bahwa MU di bawah arahannya bukan sekadar tim yang sedang menikmati momentum sesaat.
- instagram manutd
Carrick, Fokus dan Konsistensi Jadi Kunci
Michael Carrick menegaskan bahwa dirinya tidak ingin para pemain terlena oleh hasil positif yang telah diraih sejak ia mengambil alih ruang ganti.
MU belum terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir, namun Carrick menilai fokus jangka pendek tetap krusial.