- Instagram @persija
Pulang dari Timnas Indonesia Langsung Kena Kartu Merah, Jordi Amat Dikritik Habis-habisan Fans Persija Jakarta
tvOnenews.com - Jordi Amat langsung kena kritik tajam dari suporter Persija Jakarta setelah kembali dari panggilan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026.
Pasalnya, Jordi Amat dianggap sebagai biang keladi dari kekalahan Persija Jakarta atas Bhayangkara FC lantaran menerima kartu merah di awal babak kedua.
Persaingan juara di Super League musim ini berlanjut setelah jeda libur Lebaran dan agenda internasional FIFA. Laga kemarin dimulai dari pekan ke-26.
Awalnya, tiga tim masih punya peluang untuk juara Super League yaitu Persib Bandung, Borneo FC dan Persija Jakarta yang ada di urutan teratas.
Kendati demikian, Persija Jakarta yang ada di peringkat ketiga klasemen Super League justru kembali terpeleset usai dikalahkan Bhayangkara FC 2-3.
Dalam laga yang dihelat di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, Minggu (5/4) gol Rayhan Hannan dan Fabio Calonego dibalas oleh brace Moussa Sidibe serta Dendy Sulistiawan.
Berkat hasil tersebut, Persija Jakarta semakin tertinggal dari dua saingan terberatnya di tangga juara, yaitu Persib Bandung (9 poin) dan Borneo FC (5 poin).
Selepas laga, beragam kritik datang kepada Persija Jakarta, mulai dari taktik pelatih Mauricio Souza sampai kelakuan Jordi Amat yang diganjar kartu merah.
Bahkan, tidak sedikit dari suporter yang menyalahkan kartu merah Jordi Amat sebagai biang keladi dari kekalahan Persija Jakarta di markas Bhayangkara FC.
Reaksi Jakmania Usai Jordi Amat Kena Kartu Merah untuk Persija Jakarta
- Persija Jakarta
Jordi Amat diganjar kartu merah oleh wasit pada menit ke-49. Ketika itu, pemain yang baru pulang dari Timnas Indonesia ini terpancing emosi. Sebelumnya, ia sudah mendapat kartu kuning.
Eks Johor Darul Takzim itu menjegal pemain Bhayangkara FC TM Ichsan di hadapan wasit. Tak perlu berpikir panjang, pengadil pun langsung mengusirnya dari lapangan.
Ini menjadi kartu merah kedua Jordi Amat sepanjang musim. Pemain 34 tahun itu total mengoleksi 10 kartu kuning dan 2 kartu merah sejak gabung Persija Jakarta.
Kondisi ini membuat fans Persija Jakarta di media sosial geram. Kartu merah Jordi Amat dianggap tidak tepat karena Macan Kemayoran lagi berada di persaingan juara.
“Jordi Amat tuh bagus sbnernya klo ga emosian,“ katanya.
“Gak sepenuhnya disalahin sih [kiper Cyrus Margono yang kebobolan 3 gol], ini jordi amat emosian bae, padahal pemain senior,” ucap salah seorang fans.
“Atuh ini mah jelas pelanggaran. Sayang bgt pemain sekelas Jordi Amat ngelakuin hal bodoh begini di saat timnya lagi ada di title race,“ jelas pendukung Persija.
“Jordi Amat emosinya labil, perlu pertimbangan buat dipertahankan musim depan,“ ujar seorang Jakmania.
Respons Pelatih Persija Jakarta Usai Jordi Amat dapat Kartu Merah
- tvOnenews-Ilham Giovani
Pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza kemudian merespons tentang apa yang terjadi di lapangan usai kekalahan di kandang Bhayangkara FC.
Salah satu yang tak luput dari pengamatan Mauricio Souza adalah kartu merah Jordi Amat. Menurutnya, Persija Jakarta terdistraksi oleh hukuman tersebut.
“Setelah babak kedua, saya tidak punya banyak hal yang bisa dikatakan karena permainan benar-benar terkondisikan oleh pengusiran (kartu merah) satu pemain kami,“ kata Mauricio Souza.
Situasi ini kian sulit lantaran menurut Mauricio Souza, para pemain Persija Jakarta belum dalam level terbaiknya setelah jeda internasional dan libur lebaran.
“Sangat sulit bermain dengan kurang satu pemain. Beberapa pemain pun belum mencapai performa terbaiknya, dan dengan satu pemain kurang, segalanya menjadi sangat sulit,” paparnya.
Meski kansnya cukup kecil, namun Persija Jakarta masih bisa memperebutkan gelar juara Super League asalkan sapu bersih delapan laga tersisa dengan kemenangan.
(han)