Di Balik Panasnya El Clasico Indonesia, Persija Pernah Rasakan Sambutan Hangat di Bandung
Jakarta, tvOnenews.com - Pertemuan Persib Bandung dan Persija Jakarta selalu lekat dengan label laga penuh emosi.
Rivalitas panjang membuat duel ini kerap berjalan dalam tensi tinggi, baik di dalam maupun di luar lapangan.
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Meski dikenal panas, laga klasik Indonesia itu tidak selalu diwarnai suasana tegang.
Ada momen-momen tertentu yang justru menghadirkan nuansa berbeda, sebagaimana yang terjadi pada musim lalu.
Kala itu, Persib bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu Persija. Pertandingan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, stadion yang dikenal memiliki atmosfer kuat bagi tim tamu.
Tekanan pertandingan tetap terasa sejak awal laga. Namun di balik kerasnya duel di lapangan, rombongan Persija justru mendapatkan pengalaman yang berkesan selama berada di Bandung.
Pengalaman tersebut datang dari sambutan yang diterima di luar pertandingan. Kehangatan itu kemudian menjadi perbincangan karena terekam dalam sejumlah unggahan media sosial.
Salah satu yang merasakan langsung suasana tersebut adalah Media Officer Persija Jakarta, Kukuh Wahyudi.
Ia menyebut, atmosfer yang dirasakan kala itu jauh dari bayangan rivalitas yang kerap diasosiasikan dengan laga Persib kontra Persija.
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Ia bahkan menggambarkan kota tersebut seolah menyambut Persija dengan penuh keakraban.
Bukan hanya Kukuh yang merasakan hal tersebut. Para pemain Persija pun disebut turut menikmati suasana positif selama berada di Kota Kembang.
Menariknya, apresiasi dari para pemain muncul secara spontan. Tanpa komando dari manajemen, mereka memilih membagikan pengalaman tersebut melalui akun media sosial pribadi.
"Tahun lalu Persija diterima dengan sangat, sangat baik di Bandung. Waktu itu di Si Jalak Harupat. Tanpa ada arahan, tanpa ada instruksi, beberapa pemain mengapresiasi itu dan mereka mempostingnya di media sosial masing-masing," ujar Kukuh di Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Kukuh menilai, respons para pemain itu lahir dari rasa hormat yang tulus. Menurutnya, sikap tersebut menunjukkan bahwa rivalitas tidak selalu harus berujung pada permusuhan.
Ia pun tak menutup kemungkinan hal serupa kembali terulang. Apalagi jika sambutan positif kembali dirasakan pada laga berikutnya.
"Bagaimana pun laga Persib vs Persija itu memang duel yang sangat dinanti. Baik itu oleh suporter dan pemain. Jadi, apapun yang akan terjadi pasti mereka akan mengapresiasi di media sosial masing-masing tanpa ada instruksi dari manajemen atau siapa pun," ujar Kukuh.
Menatap pertemuan selanjutnya, Kukuh turut menyampaikan harapannya. Ia ingin duel klasik ini bisa kembali berlangsung dalam suasana aman dan tertib.
Laga Persib menghadapi Persija dijadwalkan berlangsung di Bandung pada 11 Januari 2025. Pertandingan tersebut diprediksi kembali menyedot perhatian besar publik sepak bola Tanah Air.
"Harapan tentu pertandingan Persib lawan Persija kali ini berjalan kondusif sebelum dan sesudah pertandingan, dan saat pertandingan tentunya. Diharapkan semua berjalan lancar, aman, dan nyaman untuk semua pihak," pungkas Kukuh.
(igp/aes)