- ANTARA
Halangan Terbesar Persib Bandung Juara Liga 1 Terungkap, Bojan Hodak Jujur soal Masalah Ini
Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak mengungkap halangan terbesar skuadnya juara Liga 1 Indonesia musim 2024/2025.
Bojan Hodak menilai masalah terbesar Persib Bandung bisa tampil maksimal karena melawan tim yang berjuang bertahan di Liga 1 Indonesia.
Dia menilai pertandingan melawan PSS Sleman pada lanjutan laga Liga 1 Indonesia musim 2024/2025 akan menjadi tantangan berat, meskipun lawan berada di posisi tiga terbawah klasemen sementara.
Menurutnya, laga seperti ini justru berpotensi sulit karena lawan pasti tampil habis-habisan untuk menghindari degradasi.
“Ini merupakan pertandingan penting karena pasti akan sulit bermain dengan tim peringkat tiga terbawah, karena biasanya kita akan menghadapi pertandingan yang tidak mudah,” kata Bojan di Bandung, Jumat (25/4/2025).
Meski PSS Sleman dipastikan kehilangan tiga pemain pilarnya, Bojan menolak menganggap hal itu sebagai keuntungan bagi Persib.
Dia menilai tim lawan tetap memiliki kedalaman skuad yang bisa mengejutkan.
“Saya yakin mereka juga punya 25 pemain. Jadi, siapa pun yang main besok, mungkin akan tampil ekstra karena ingin menunjukkan kualitas agar bisa masuk ke tim utama. Jadi kita tidak bisa bilang apakah kehilangan tiga pemain itu jadi keuntungan atau tidak,” ujarnya.
Dirinya lebih memilih fokus pada kesiapan timnya sendiri. Dengan dukungan penuh dari suporter di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, ia berharap timnya bisa tampil maksimal dan meraih tiga poin penting.
“Yang penting adalah bagaimana tim kita masuk ke pertandingan. Stadion akan penuh, dan itu keuntungan untuk kita. Saya harap dengan atmosfer yang baik, kita bisa tampil lebih dari biasanya,” katanya.
Terkait kondisi fisik pemain, Bojan memastikan bahwa semua pemain dalam pantauan, termasuk Dimas yang sempat tidak berlatih penuh.
Namun, dia menyebut pemain tersebut dalam kondisi baik.
“Dia bisa main, tidak ada masalah. Dia sudah latihan. Kita akan lihat apakah dia siap secara fisik atau tidak,” kata Bojan.(ant/lgn)